Berita:Tingkatkan Kualitas Kesehatan, ini Pesan Bupati Fahmi kepada IDI Paser

Siaran Pers

TANA PASER – Saat membuka musyawarah ke-5 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser, Sabtu (26/6) di ruang pertemuan RSUD Panglima Sebaya, Bupati Paser dr Fahmi menitip pesan kepada para dokter agar tetap menjadi pioner dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Paser.

Bupati mengatakan bahwa seluruh dokter yang terhimpun dalam wadah IDI Kabupaten Paser harus berjuang serta sadar akan hak dan kewajibannya dengan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap umat manusia, dan harus selalu berupaya memberikan dharma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan keprofesiannya.

“Ini merupakan salah satu pilar pokok dalam pembangunan kesehatan. Untuk itu IDI harus meningkatkan cara kerja yang professional dalam berpegang teguh pada sumpah dokter dan etika kedokteran untuk menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera,” jelas dr Fahmi.

“Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat, serta perkembangan masyarakat global, menyebabkan pengabdian profesi seorang dokter semakin hari semakin kompleks. Agar pengabdian profesi tersebut tetap berjalan sesuai dengan cita-cita luhur profesi kedokteran, maka rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap hak-hak azasi pasien harus dijunjung tinggi oleh para dokter,” lanjutnya.

“Pengalaman dan penghayatan ilmu itu akan bertambah penting karena keberadaan profesi kedokteran tidak bisa dilepaskan dari dinamika kehidupan bermasyarakat. Di samping itu dokter turut berperan aktif bersama Pemerintah Kabupaten Paser dalam pembangunan di bidang kesehatan secara menyeluruh dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,” kata Bupati.

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Paser, Bupati mengharapkan peran serta para dokter, sebagai kelompok masyarakat yang mengerti betul kondisi dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Paser. Bupati menitipkan harapan kepada para dokter dua hal, yaitu penanganan Covid-19 dan peningkatan kompetensi dan kualitas aparatur.

Bupati menutup sambutan dengan harapan agar Musyawarah ke-5 IDI menjadi momentum penguatan profesi dokter untuk lebih baik lagi, dengan senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi dokter. “Antara lain menghargai otonomi klien, melakukan tindakan yang benar sesuai standar, mencegah tindakan yang dapat merugikan klien, memperlakukan pasien secara adil dan tidak diskriminatif, memberikan penjelasan, menepati janji, dan menjaga kerahasiaan” tutup Bupati. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1224 detik dengan memori 0.95MB.