Berita:Bupati Yusriansyah Ingatkan Perusahaan Wajib Lakukan CSR

Siaran Pers

TANA PASER- Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi membuka Rapat Optimalisasi Pelaksanaan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (TSP/CSR) dan persiapan MoU antara Pemerintah Kabupaten Paser dengan mitra CSR  tahun 2017 yang  digelar di  ruang rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Rabu (9/8).

Rapat yang dipimpin Ketua Bappeda Paser I Putu Suantara selaku sekretaris forum CSR Paser ini, dihadiri Ketua Forum CSR Paser Surianto, Asisten Ekonomi Sekda Paser Karoding  dan pimpinan SKPD terkait serta pimpinan perusahaan, perbankan serta pihak lain sebagai anggota CSR.

Bupati Yusriansyah dalam arahannya mengatakan, perlu dipahami bersama bahwa tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR  wajib diselenggarakan oleh setiap perusahaan aktif di NKRI termasuk di Kabupaten Paser. Hal ini berdasarkan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan kewajiban perusahaan untuk melaksanakan CSR dan beberapa Peraturan Pemerintah lainnya mulai dari pusat sampai daerah.

“Kewajiban perusahaan untuk melaksanakan CSR ini adalah perintah undang-undang yang tidak boleh diabaikan oleh perusahaan atau siapapun yang menyelenggaran korporasi usaha di Kabupaten Paser ini,” tegas Bupati.  

Agar CSR yang dilaksanakan oleh perusahaan efektif dan berdampak terhadap pembangunan di Kabupaten Paser, menurut Bupati  perusahaan yang melaksanakan CSR atau mitra CSR, haruslah bersinergi dengan tim fasilitasi pelaksanaan CSR yang dibentuk oleh pemerintah daerah melalui Surat Keputusan Bupati Paser.

“Tim Fasilitasi pelaksanaan CSR ini dalam menjalankan tugas harus bersinergi dengan Forum CSR untuk menjembatani pelaksanaan CSR perusahaan agar program-program dan kegiatan yang didanai CSR telah melalui proses sinkronisasi dan verifikasi sehingga searah dengan tujuan pembangunan Kabupaten Paser 2016-2021,” kata Yusriansyah.

Terkait dengan itu, Bupati meminta CSR yang diselenggarakan oleh perusahaan aktif di Kabupaten Paser dapat menjadi salah satu alternatif pembiyaan pembangunan di Kabupaten Paser mengingat keterbatasan anggaran daerah. 

“Saya berharap pula CSR dapat dikhususkan mengarah pada pencapaian salah satu bagian dari visi dan misi Bupati Paser 2016-2021, yaitu mewujudkan Kabupaten Paser yang mandiri dari visi, terwujudnya Kabupaten Paser yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan. Pengkhususan sasaran pencapaian pada salah satu visi Bupati dimaksud agar dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Khusus Tahun 2017, 2018 hingga Tahun 2021,” sebutnya.

Selain itu dengan tegas Bupati mengatakan bahwa pembangunan melalui dana CSR ini harus dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi masing-masing wilayah. Upaya-upaya tersebut sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, utamanya pula komitmen bersama antara Perusahaan dengan Pemerintah Daerah, masyarakat, legislatif dan pemangku kepentingan lainnya. (har-)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1301 detik dengan memori 0.95MB.