Berita:Pemkab Paser Hibahkan Aset Senilai Rp10 Milyar di 13 Desa

Siaran Pers

TANA PASER- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyerahkan hibah aset ke Pemerintahan Desa dengan nilai Rp10 Milyar lebih.

Penyerahan hibah aset desa ini diserahkan Pemkab Paser melalui sidang Paripurna DPRD Paser dengan agenda persetujuan hibah aset milik Pemkab Paser di 13 desa yang dihadiri  Bupati Paser  dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Syarifah Masitah, Rabu (3/3).

Wabup Sarifah Masitah dalam sambutannya mengatakan, penyerahan aset dari Pemkab ke desa ini ebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 337 Ayat 2 yang berbunyi, Pemindahtanganan barang milik daerah selain tanah dan atau bangunan yang bernilai lebih dari Rp5 Milyar  dilakukan oleh Pengelola Barang setelah mendapat persetujuan DPRD.

Selanjutnya Wabup Masitah mengatakan, aset-aset ini merupakan hibah barang milik negara dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kaltim  dan apa yang di lakukan ini merupakan salah satu langkah maju Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Kabupaten Paser.

Persetujuan melalui sidang paripurna DPRD ini akan menjadi legitimasi bagi 13 desa karena memang selama ini aset-aset tersebut sudah dikelola secara parsial oleh pemerintah desa. Setelah ini kami instruksikan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah untuk segera melakukan langkah-langkah tindak lanjut dan percepatan semua administrasi terkait penyerahan aset-aset ini kepada Demerintah Desa,” katanya.

Dengan demikian menurut Wabup, segala urusan terkait penggunaan dan pemeliharaan semua aset ini akan menjadi tanggung jawab pemerintah desa, dan Pemkab Paser hanya  melakukan pengawasan sehingga aset-aset tersebut tetap bisa dimanfaatkan secara bersama-sama dan seluas-luasnya  di mana aset berada.

Masyarakat juga diminta untuk secara fakultatif melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan aset-aset tersebut. Jangan sampai ada penyalahgunaan untuk kepentingan tertentu, karena selain kita diawasi oleh lembaga yang berwenang seperti Badan Pemeriksa Keuangan, amanah ini juga akan kita pertanggung jawabkan kepada Allah, Swt,” pesannya.

Untuk diketahui, aset yang diserahkan di 13 desa  merupakan hibah barang milik negara dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang meliputi Sumur bor di Desa Tajer Mulya Kecamatan Long Ikis dan di Desa Suatang atau Keresik Bura Kecamatan Paser Belengkong yang merupakan hibah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi.

Selanjutnya adala hibah  sumur bor ini diperoleh Pemerintah Kabupaten Paser pada tahun 2020.Sebelumnya, pada tahun 2019, hibah barang berupa sumur bor juga diterima Pemerintah Kabupaten Paser dan berlokasi di Desa Sekurou Jaya Kecamatan Long Ikis.

Masih dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Pemerintah Kabupaten Paser menerima hibah barang berupa Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU TS) sejumlah 94 unit pada tanggal 15 November 2019.

PJU TS ini tersebar di 10 desa di 5 kecamatan. Yaitu Desa Sekurou Jaya Kecamatan Long Ikis 10 unit, Desa Tiwei Kecamatan Long Ikis 10 unit, Desa Belimbing Kecamatan Long Ikis 10 unit, Desa Pinang Jatus Kecamatan Long Kali 10 unit, Desa Harapan Baru Kecamatan Kuaro 15 unit, Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro 5 unit, Desa Suatang Keteban Kecamatan Paser Belengkong 4 unit, Desa Suliliran Kecamatan Paser Belengkong 10 unit, Desa Pepara Kecamatan Tanah Grogot 10 unit dan Desa Sempulang Kecamatan Tanah Grogot 10 unit.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur juga memberikan penerangan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya kepada Desa Tanjung Pinang Kecamatan Muara Samu. Hibah barang ini diperoleh pada tahun 2018. (humas) 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1608 detik dengan memori 0.94MB.