Berita:Festival Budaya Melas Taon Tampilkan Warna Budaya Suku Paser

Siaran Pers

Keragaman dan keunikan budaya Suku Paser  ditampilkan dalam Festival Budaya Melas Taon 2019 di Gentung Temiang Kilometer 5 Tanah Grogot. Festival budaya Paser ini berlangsung sangat meriah dan menampilkan beragam keunikan dan warna tersendiri budaya dari Suku Paser.

    Festival budaya Melas Taon 2019 atau Tana Paser Internasional Folklore and Folk  Art Melas Taon  Festival Tahun 2019 bermaksud untuk memperkuat sendi-sendi kehidupan budaya daerah dalam memperkaya khazanah kebudayaan nasional serta meningkatkan kualitas seni budaya daerah sehingga menjadi salah satu unsur dalam mempererat keberagaman di Kabupaten Paser.

    Festival budaya Paser ini dipusatkan di lapangan Gentung Temiang Kilometer 5 Tanah Grogot yang resmi di buka Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, Sabtu (14/12) bertujuan untuk meningkatkan semangat dan kualitas pecinta dan pelaku seni budaya dan mensosialisasikan seraya mempromosikan adat istiadat dan seni budaya Paser.

    Selain itu  menggali, menampilkan, membina serta mengembangkan adat istiadat serta seni budaya, menjaga kemurnian nilai-nilak kearifan budaya daerah dari pengaruh negatif budaya asing serta menciptakan peluang bagi pelaku seni budaya untuk mewujudkan karyanya dalam mensosialisasikan, mempromosikan adat-istiadat dan seni kebudayaan Kabupaten Paser.

    Karena itu dalam festival budaya Melas Taon ini, diawali kegiatan parade Laung dan Solong  (lanjung) dan dirangkai kuman Lemang atau makanan lemang dan ngisop kopi gula mea atau kopi gula merah.

    Selain itu, dalam sepekan juga digelar kegiatan kebudayaan tari tradisional, olah raga tradisional atau permainan tradisional, penampilan seni budaya Paser, proses upacara Adat Belian , lomba kuliner khas Paser dan larung Jangkit Belian.

    Festival Budaya Melas Taon  merupakan upaya Pemkab Paser melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Paser  dan DPP Lembaga Adat Paser mempopulerkan keragaman budaya Paser.

Seni budaya dan adat istiadat suku Paser  merupakan salah satu kekayaan kebudayaan nasional, kebudayaan yang telah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang suku bangsa Paser, telah membentuk kepribadian dan karakteristik bernuansa kearifan lokal yang tetap eksis hingga saat ini.Oleh karena itu perlu dilestarikan secara terencana dan berkesinambungan melalui festival Budaya Melas Taon. (har/Humas)


Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1659 detik dengan memori 1.04MB.