Berita:Bupati: Kerjasama Pemkab-BI Langka Nyata Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Siaran Pers

Juga Minta TPID Turun Tangan Lakukan Pengendalian

 

TANA PASER- Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi mengaku, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Paser dengan Bank Indonesia merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik yang akuntabel dan transparan.

Selain itu, Yusriansyah menyebutkan,  stabilisasi perekonomian daera terkait perkembangan perekonomian Kabupaten Paser pada tahun 2018, diperkirakan masih bertumbuh. Meskipun dalam tekanan harga komoditas, namun pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser pada tahun 2017 yang lalu mencapai 1,13 persen atau mampu bangkit dari -4,96 persen pada tahun 2016.

“Karena itu, pada tahun depan kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik melalui pengembangan sektor UMKM, pembangunan sektor pertanian dalam arti luas dan pariwisata serta mendorong industrialisasi sehingga penyerapan tenaga kerja dan jasa ikut membaik,” tegas Bupati.

Hal ini disampaikan  Bupati Yusriansyah saat penandatanganan perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Paser dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan tentang Koordinasi Pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Kabupaten Paser, Senin (17/12).

Masih kata Bupati, beberapa waktu lalu Bank Indonesia mengadakan Pertemuan Tahunan Ekonomi Daerah 2018 bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur di Balikpapan, dengan mengusung tema 'Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkesinambungan, dan tujuan dari pertemuan adalah menjaga pertumbuhan ekonomi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, mengingat ekonomi lokal, nasional dan global ke depan akan menghadapi sejumlah tantangan di tahun 2019.

Pada waktu itu pula, Paser, bersama dengan Balikpapan dan Penajam Paser Utara mendapatkan penghargaan terkait dukungan terhadap program Bank Indonesia.

Pertemuan dengan Bank Indonesia ini  seharusnya bisa menjadi pondasi yang kuat untuk memperkuat hubungan dengan pihak perbankan. Karena hubungan yang harmonis akan menciptakan sinergi para pihak dalam pembangunan. Bukan cuma dengan Bank Indonesia, saya harapkan kita membina hubungan yang baik dengan semua perbankan yang ada di Kabupaten Paser,” katanya.

Terkait dengan pertemuan tingkat tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah  (TPID), Yusriansyah menegaskan, salah satu tugas menanti TPID ketika menjelang hari-hari besar, di mana ada kecenderungan harga bahan pokok meningkat.

 Pada saat inilah TPID diharapkan turun tangan melakukan pengendalian, sehingga masyarakat kita tidak diperhadapkan pada situasi sulit seperti kenaikan harga bahan pokok, kelangkaan stok, makanan tidak halal, serta barang-barang yang sudah kadaluwarsa namun masih beredar di pasar. Hal yang sama perlu dipantau terus menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2019, di mana setiap tahun ada peningkatan permintaan sejumlah bahan pokok tertentu, yang berdampak pada peningkatan harga bahan pokok,” pesa Bupati. (har-/humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.0934 detik dengan memori 2.78MB.