Berita:Bupati Genjot Listrik di desa-desa

Siaran Pers

Tana Paser – Listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar disetiap daerah. Dibawah kepemimpinan Bupati Yusriansyah Syarkawi menargetkan desa-desa  di Kabupaten Paser dialiri listrik. Bahkan teraliri selama 24 jam. Sebut saja Desa Kerang Kecamatan Batu Engau,  yang telah merasakan aliran listrik yang sebelumnya hanya pukul 18.00-06.00 wita.

Kabag Pemerintahan Irwan Suryana menerangkan bahwa listrik menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dilakukan Bupati. “Sesuai dengan visi dan misi yang ingin beliau wujudkan. Untuk itu dibutuhkan peran dan dukungan masyarakat  agar dapat menikmati  aliran listrik yang maksimal. Karena memang banyak proses yang dilakukan. Biasanya jika ada permintaan ganti rugi dari masyarakat membuat proses pembangunan infrastruktur tersebut lamban atau infrastruktur jalan yang belum baik”, ujarnya.

Roni Paslah Kasubbag Energi Sumber Daya Mineral Setdakab Paser mengungkapkan bahwa PT PLN telah bersurat resmi bahwa pada tahun 2019 ini ada empat desa sedang proses untuk dialiri listrik. “Desa Langgai Kecamatan Batu Engau, Muara Adang 2 dan Muara Toyu, dan Desa Belimbing Kecamatan Long Ikis sedang diproses. Insya Allah tahun 2019 ini akan selesai”, ungkapnya.

Berdasarkan  data rasio desa berlistrik dan rasio elektrifikasi  tahun 2018, masih ada 37 desa non PLN sedangkan sebelumnya 53 desa. Non PLN memperoleh energi listrik dari PLTS dan genset. Sedangkan rasio RT/KK elektrifikasi (Rasio KK Berlistrik) tertinggi di Kecamatan Tanah Grogot yaitu 90,395. Sedangkan terendah Kecamatan Tanjung Harapan yaitu 56%. (Hum-difit)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.2272 detik dengan memori 1.04MB.