Berita:Fahmi: Kebijakan Pemkab Paser Dukung Kurikulum Merdeka

Siaran Pers

Bali – Satu guru satu laptop dan seragam gratis bagi peserta didik baru pada jenjang SD dan SMP se Kabupaten Paser paska pandemi. 

Kebijakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung bidang pendidikan di Kabupaten Paser termasuk program Kurikulum Merdeka. Yang menurut keterangan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yunus Syam sedang menunggu ABT Tahun 2022 disahkan untuk diproses secara bertahap sesuai aturan.

Seperti diketahui, pandemi covid19 berdampak signifikan bagi dunia pendidikan. Kurikulum Merdeka lahir sebagai akibat Learning loss atau gangguan pembelajaran selama covid19 melanda.

Terhadap kondisi ini, Bupati Paser dr Fahmi Fadli ingin agar Pemkab hadir ditengah kesulitan para orang tua murid dengan memberikan bantuan gratis seragam jenjang SD dan SMP se kabupaten Paser.

Selain itu, diera digitalisasi pendidikan saat ini, tenaga pendidik membutuhkan sarana pendukung proses belajar mengajar.

"Dengan dua kebijakan tersebut, kami berharap mampu mendorong pelaksanaan kurikulum merdeka yang banyak menggunakan platform digital dan peserta didik bersemangat dalam proses pembelajaran. Sehingga implementasi kurikulum merdeka berjalan dengan baik", harapnya. "Karena ini sejalan dengan misi kami, yaitu Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing. Ini menjadi salah satu penopang menuju Paser MAS, Kabupaten PASER yang Maju, Adil dan Sejahtera", imbuhnya.

"Selain membantu tenaga pendidik , semoga para orang tua wali juga terbantu. Karena imbas pandemi covid 19 ini sangat terasa bagi semua orang, termasuk guru dan orang tua siswa", ujar Fahmi dihadapan 36 orang Kepala SMP se Kabupaten Paser saat membuka Bimtek Peningkatan Kompetensi Kepala SMP se Kabupaten Paser dalam rangka Implementasi kurikulum merdeka, Senin (5/9/2022) di Nusa Dua Bali.

Tak kalah penting ia pun berpesan agar memperhatikan pendidikan karakter bagi siswa. "Siapkan Sumber Daya Manusia dengan pendidikan karakter.  Ajarkan adab, sopan santun dan etika, seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Bali kepada masyarakatnya," ujar Fahmi. (Humas).

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1956 detik dengan memori 0.95MB.