Berita:Perlu Sosialisasi Tentang IKN di Paser.

Siaran Pers

Balikpapan - Seketaris Daerah Kabupaten Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si menghadiri Rapat tentang Pembahasan Kawasan Khusus Ibukota Nusantara  dan Kawasan Strategis di Sekitar Ibukota Nusantara. Rapat berlangsung di Blue Sky Hotel Balikpapan, Senin ( 25/6/2023).

Dalam rapat tersebut dihadirkan 2 (dua) narasumber yaitu Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Dr.Drs. Thomas Umbu Pati TB. Dan Direktur Kawasan Perkotaan Batas Negara Dr. Drs.Amran, M.T. Rapat ini diikuti oleh Seketaris Daerah, Bappeda serta Bagian Tata Pemerintahan yang berasal dari Kawasan Khusus  Ibukota Negara dan Kawasan Strategis di Sekitar IKN yaitu dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Penajam Pasir Utara (PPU) dan Kabupaten Paser.

Selama berlangsungnya rapat tiap - tiap peserta menyampaikan beberapa hal terkait persiapan Ibukota Nusantara. Untuk Kabupaten Paser Sekda Katsul Wijaya mengatakan bahwa perlu adanya sosialisasi tentang IKN  di Paser " Mungkin Kementrian Dalam Negeri beserta Badan Otorita bisa hadir di Paser untuk mengadakan sosialisasi dan koordinasi teknis , dalam rangka persiapan secara konkrit mulai dari pemindahan IKN hingga penyelenggaraan pemerintahan," kata Sekda Katsul. 

Selain itu Sekda Katsul Wijaya juga mengatakan bahwa dampak persiapan IKN sudah mulai dirasakan di Kabupaten Paser. "Dengan adanya persiapan IKN kondisi infrastruktur seperti pelabuhan di Pondong sebagai mobilisasi masuk Ke Paser Sampai PPU kondisi angkutannya sudah mulai padat," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekda Katsul Wijaya juga mengatakan bahwa potensi di Kabupaten Paser sangat bervariasi dalam rangka mendukung pengembangan IKN seperti di bidang pertanian terdapat kawasan pengembangan buah- buahan yang telah ditetapkan kawasannya seperti Durian,Alpukat, Kelengkeng. "Diharapkan lebih luas lagi pengembangan buah - buahan ini mudah - mudahan ada dukungan dari Kementrian" ungkap Sekda Katsul Wijaya. 

Sedangkan untuk Obyek Wisata Katsul menuturkan Kabupaten Paser mengedepankan Obyek Wisata Alam, seperti Gunung Boga, "selain itu ada 2 kawasan wisata yang dikembangkan ke depan terkait masyarakat hukum adat yaitu Kampung Muluy yang mana Kepala Adatnya  Pak Zidan pada Tahun ini meraih Kalpataru dan Desa Paring Sumpit yang masih dalam usulan," jelas Sekda.

Hadir mendampingi Sekda Katsul Wijaya pada rapat yaitu Kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser Mohammad Isnaini Yanuardi, S.Hut, M.M, dan Bagian Tata Pemerintahan yang diwakili Sub Koordinator Administrasi Kewilayahan Agah Yudhistira Putra S.STP.

Di akhir rapat tersebut dilakukan penandatanganan Berita Acara Dukungan Kegiatan Persiapan Pembangunan Pemindahan serta Penyelenggaraan Kawasan Khusus Ibu Kota Nusantara. (Prokopim).

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 2.2072 detik dengan memori 0.69MB.