Berita:Paser Dukung Penerapan NEK dan GRK Menuju Indonesia Emas 2045

Siaran Pers

Balikpapan - Gubernur Kalimantan Timur H Isran Noor membuka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Para Pihak Dalam Memahami Kebijakan dan Implementasi Peraturan Presiden 98 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (29/8/2023).

Workshop dengan tema Pelaksanaan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Program Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Berbasis Hutan dan Lahan Di Provinsi Kaltim tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kebijakan NEK dalam mencapai Nationally Determined Contribution (NDC). Serta implementasi Program Forest Carbon Partnership Facilities Carbon Fund (FCPF-CF).

Gubernur Isran Noor mengatakan, Kaltim tidak mungkin terus bergantung pada kekayaan sumber daya alam. Seperti minyak, gas, dan batu bara yang potensinya terus berkurang dan pada saatnya akan habis.

"Karena itu, pemahaman terhadap substansi dari workshop ini menjadi penting bagi semua pihak, baik yang menyangkut kebijakan, peran para pihak, mekanisme, tata kelola hingga proses perhitungan emisi GRK serta validasi dan verifikasi unit karbon," tutur Isran.

Lanjutnya, workshop ini merupakan pertemuan penting guna mendapatkan informasi dan arahan kebijakan serta langkah-langkah strategis di dalam melaksanakan kebijakan nilai ekonomi karbon dalam mencapai NDC.

"Kami selaku Pemerintah Daerah akan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk dapat bekerja bersama, apa dan bagaimana implementasinya yang cocok dan dapat diterapkan ke dalam sistem pengukuran, pemantauan dan pelaporan (MMR) di Kalimantan Timur," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Paser dr Fahmi Fadli yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendukung dan mengoptimalkan kinerja untuk menerapkan NEK dan GRK.

"Pemkab Paser mendukung dan mengoptimalkan kinerja untuk mencapai harapan Gubernur Kaltim menuju Indonesia Emas tahun 2045," urainya.

Pemkab Paser bakal berupaya maksimalkan untuk mewujudkannya. Sebab, hal itu juga sejalan  dengan visi misi Paser MAS (Maju, Adil, dan Sejahtera).

Selain Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Kepala DKSIP Paser Ina Rosana, Kepala DPMD Paser Chandra Irwanadi, Kepala BKAD Paser Nur Asni, dan  perwakilan dari DLH Kabupaten Paser.

Turut hadir, Direktur Penghimpunan dan Pengembangan Dana BPDLH. Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan Ditjen PHL KLHK, Direktur Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Monitoring Pelaporan Verifikasi Ditjen PPI KLHK, Analis Kebijakan Ahli Utama Bidang Perubahan Iklim KLHK. Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Bupati Paser Fahmi Fadli, Anggota Komisi VII DPR RI Awang Faroek Ishak, Sedangkan untuk daerah, dihadirkan narasumber kunci terkait yaitu Asisten II Setda Provinsi Kaltim, Kepala BAPPEDA Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim. (Prokopim).

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 2.8665 detik dengan memori 0.69MB.