Berita:Jambore Kader Posyandu dan Gebyar Posyandu Bertujuan Mendeteksi Dini Pencegahan Stunting

Siaran Pers

Tana Paser -"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader posyandu yang telah bekerja sepenuh hati dan tulus ikhlas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat", kata Asisten Administrasi  Umum Murhariyanto S.Sos. Hal itu diungkapkan  Murhiyanto  melalui sambutan Bupati yang dibacakan nya saat membuka Jambore Kader Posyandu dan Gebyar Posyandu se-Kabupaten Paser di Grand Kriyad sadurengas, Kamis (2/11/23).


Jambore dan Gebyar Posyandu dihadiri 1000 lebih kader posyandu ini terdiri dari 374 posyandu serta 114 kader dari 19 puskesman yang berada di Kabupaten Paser di gelar Dinas Kesehatan Paser yang juga dihadiri jajaran kepala OPD serta Bunda PAUD Sinta Rosma Yenti S.AP.


Kegiatan yang bertujuan sebagai wadah silaturahmi dan tukar pikiran serta revrensi antara kader posyandu se paser serta sebagai kampanye bagi ibu yg memiliki balita agar selalu dibawa ke posyandu setiap 1 bulannya.

Para kader ini sebagai ujung tombak untuk mendeteksi dini pencegahan stunting " tidak hanya sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat terutama ibu dan balita saja, namun para kader memegang peran dan upaya penurunan stunting, karena pendeteksi dini stunting tentu dimulai dari para kader posyandu pada saat pemeriksaan kehamilan hingga penimbangan balita diposyandu",tambah Murhariyanto.


Selain ajang silaturahmi dalam kegiatan ini juga bisa sebagai ajang meningkatkan kekompakan ,"melalui Jambore dan Genyar Kader Posyandu ini dapat menjadikan para kader semakin semangat, kompak dan menjadi penguat komitmen para kader posyandu bersama seluruh pihak baik dari jajaran pemerintah maupun stakeholder dalam mewujudkan masyarakat paser yang sehat dan berkualitas menuju Paser MAS," harap Murhariyanto.


Plt. Kadis Kesehatan Jon Jauhari mengucapkan selamat datang bagi para kader-kader posyandu se Kabupaten Paser dan berharap melalui kegiatan Jambore Kader Posyandu ini bisa lebih meningkatkan antusias para ibu untuk membawa balitanya ke posyandu kedepannya. (Prokopim).