Berita:Bupati Fahmi Penjajakan dengan PT PII Demi Percepatan Peningkatan Pelayanan Air Bersih

Siaran Pers

Jakarta - Upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat terus menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Paser yang juga sejalan dengan visi Paser MAS.

Hari ini Rabu (11/1/2023), bertempat di gedung Capital Place Office, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Paser melakukan pertemuan bersama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Pertemuan ini merupakan salah satu langkah Pemkab Paser untuk meningkatkan kualitas pelayanan distribusi air bersih di seluruh wilayah Kabupaten Paser.

Bupati Fahmi dalam sambutannya sangat menyambut baik dan mengaku antusias jika hasil pertemuan ini akan berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan maupun kualitas air bersih yang akan dirasakan masyarakat.

Menurut Fahmi pertemuan ini bernilai strategis bagi pengembangan PDAM Tirta Kandilo kedepan karena akan mendukung program pemerataan pembangunan diseluruh Paser dan peningkatan kesetaraan pelayanan pemerintah sehingga terpenuhinya kebutuhan pokok dan meningkatnya standar kehidupan masyarakat.

Untuk diketahui PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Special Mission Vehicles dibawah Kementerian Keuangan yang bertugas untuk memberikan penjaminan atas proyek infrastruktur pemerintah yang dikembangkan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Sebagai informasi, PT PII akan mendampingi pemerintah daerah untuk menyiapkan proyek dari awal agar sesuai dengan regulasi KPBU, menarik investor dan bank serta proyek yang dibangun dapat berjalan dan dibangun serta mampu melayani masyarakat hingga masa periode kerjasama selesai.Yang sudah ditanganinya, diantaranya spam Bandarlampung, spam Semarang dan spam Pekanbaru. Termasuk pembangunan tol Balikpapan Samarinda pun didampingi PT PII.

Direktur Bisnis Andre Permana mengatakan PII bisa membantu mendukung pembangunan infrastruktur daerah dengan pembiayaan kreatif yang artinya tidak mesti melalui APBN maupun APBD namun melalui investor.

Melalui skema ini tambahnya selain pemerintah daerah tetap dapat melaksanakan kegiatan pembangunan dengan APBD, potensi kerjasama ini juga akan memiliki keuntungan lebih luas dan lebih bernilai ekonomi terhadap pemanfaatan PDAM Tirta Kandilo dalam memenuhi kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Kabupaten Paser.

Pertemuan ini merupakan tahap awal sekaligus penjajakan yang selanjutnya harus ditindaklanjuti dengan dilakukannya kajian sebelum akhirnya Pemkab Paser memutuskan menggunakan skema KPBU ataupun non KPBU.

Pemkab Paser disambut Direktur Bisnis PT PII Andre Permana, Vice President Underwritting Penjaminan Ricardo Hutagaol, dan Rinaldo Purba, Manager Guidance & Consultation Floretta Adriana. 

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Katsul Wijaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana, Kepala Bappedalitbang M Isnaini Januardi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Hulaimi, Kepala PUTR Hasanuddin, Kabag Ekonomi Paulus, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kandilo Ina Rosana, Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo Suryanto Agustono, Direkur utama Bank Kaltimtara Muhammad Yamin, Direktur Kredit Siti Aisyah, Pemimpin Divisi Kredit Menengah dan Korporasi Bashir Alhamdani dan Direktur Kaltimtara Cabang Tanah Grogot Yudhi Susatyo. (Humas).


Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 3.0486 detik dengan memori 0.7MB.