Berita:Wabup Mardikansyah Hadiri Rakorda Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga

Siaran Pers

TANA PASER - Wakil Bupati Paser HM. Mardikansyah, SH, M.Ap menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana (KB) dan Pembangunan Keluarga diruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Samarinda, Selasa (7/3) kemarin.

Penandatanganan dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Drs. Cahyo Teguh, Mpd itu disaksikan langsung Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana (KB) dan Pembangunan Keluarga Tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Kaltim Prof. DR. H. Awang Faroek Ishak, memaparkan bahwa salah satu faktor penting dalam pembangunan daerah harus dimulai dari pembangunan dibidang kependudukan, karena merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia agar menjadi kekuatan yang efektif dan produktif bagi pembangunan. 

"Daerah kita masih membutuhkan KB, dan KB di Kaltim harus lebih berkualitas, selain itu harus bisa menciptakan manusia berkualitas juga," ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Awang harus meningkatkan keterpaduan dan koordinasi pengendalian kelahiran dengan berbagai mitra kerja dan sektor pembangunan seperti bidang kesehatan,  transmigrasi,  pengendalian urbanisasi, pendidikan,  pembangunan daerah dan penciptaan lapangan kerja. 

Awang mengingatkan bahwa kemitraan merupakan kunci sukses dalam keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang akan diterapkan sebagai landasan kinerja organisasi untuk menjalin unsur kemitraan.

Namun menurut Mantan Bupati Kutim itu, bahwa program kependudukan,  keluarga berencana dan pembangunan keluarga saat ini masih berada pada pusaran masalah jumlah penduduk yang besar dan kualitas yang masih rendah sehingga kecenderungannya penduduk akan menjadi beban pembangunan.

Dalam Rakorda yg mengusung tema melalui Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, Kita tingkatkan kualitas manusia indonesia yang memiliki karakter bangsa dalam kerangka negara kesatuan republik indonesia dihadiri seluruh perwakilan pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) Keluarga Berencana (KB) kabupaten dan kota serta mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnnya se-Kalimantan Timur. (ak)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1964 detik dengan memori 0.95MB.