Berita:Wabup Ajak Pelihara Keamanan dan Kerukunan di Paser

Siaran Pers

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Paser menggelar dialog dan silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda di Aula Pendopo “Lou Bepekat” Bupati Paser, Senin (5/6).

Dalam acara tersebut hadir Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah, Wakapolres Paser, yang mewakili Dandim, yang mewakili Kejaksaan Negeri Tanah Grogot, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Paser, Anggota DPRD Prov Kaltim yang juga mewakili MUI Paser Azhar Bahruddin, para Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda dilingkungan pemkab paser.

Dialog yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah ini antara lain membahas mengenai  keamanan dan ketertiban, pentingnya kerukunan dan kebersamaan, serta bahaya provokasi melalui media sosial.

“Kita patut bersyukur karena kondisi kamtibmas di Kabupaten Paser saat ini masih cukup kondusif, masyarakat tidak terpengaruh permasalahan diluar, seperti Pilkada di DKI Jakarta yang cukup berdampak terhadap kehidupan bermasyarakat di Indonesia”, ungkap Mardikansyah mengawali sambutannya.

Ia menambahkan kondisi tersebut harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan karena pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat akan dapat berjalan dengan baik jika semua pihak menjaga kemanan dan ketertiban. Kepada para camat ia meminta agar bertanggungjawab mewujudkan dan menjaga kemananan dan ketertiban di wilayah masing-masing, aktifkan siskamling dan berdayakan forum-forum yang sudah dibentuk oleh pemerintah daerah seperti FKDM dan FPK.

Diungkapkan Mardikansyah, terkait maraknya media sosial ataupun pesan berantai yang digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sebagai media provokasi, ia menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menanggapi informasi yang terkandung dalam media sosial tersebut. 

“Jangan menelan mentah-mentah informasi tersebut apalagi menyebarkannya secara luas tanpa mengetahui kebenarannya, janganlah kita menebar kebencian diruang publik karena bisa menimbulkan perpecahan dan berimplikasi masalah hukum”, jelasnya. 

Terakhir ia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan, persaudaraan, kebersamaan dan perdamaian. Saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kemajuan Kabupaten Paser. (anc)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1134 detik dengan memori 0.94MB.