Berita:Transmigrasi Tidak Memindahkan Kemiskinan

Siaran Pers

Transmigrasi Tidak Memindahkan Kemiskinan

 

TANA PASER – Sejak 2018 Kabupaten Paser kembali membuka diri dengan program transmigrasi yang berpusat di Desa Keladen Kecamatan Tanjung Harapan. Di Keladen, program transmigrasi dilakukan dengan memadukan warga lokal dari Kabupaten Paser dan warga dari luar Kabupaten Paser, dengan proporsi warga lokal lebih banyak.

Untuk warga transmigran dari luar Paser, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Paser Sancoyo mengatakan bahwa program ini bukan memindahkan kemiskinan dari daerah asal ke Paser. Semua transmigran mendapatkan pembekalan yang cukup di daerah asalnya sebelum pindah dan menetap di Keladen.

“Artinya mereka sudah siap lahir batin untuk memulai hidup baru di daerah dengan akses transportasi yang masih sulit. Pemerintah pusat memberikan pemkebalan kepada mereka di masing-masing daerah asal sebelum datang ke Paser,” kata Sancoyo usai pertemuan dengan Pemkot Serang, Senin (29/4).

Sancoyo juga menitipkan pesan kepada Pemkot Serang, jika masih ingin mengirim warga transmigrasi ke depan, maka harus benar-benar dibekali dengan keterampilan untuk modal hidup di Paser, ditambah kesiapan mental untuk menghadapi sesuatu yang sangat berbeda dengan daerah asal. Dengan demikian kata Sancoyo, pemerintah tidak memindahkan kemiskinan. 

Hal yang sama disampaikan Kabag Pemerintahan Irwan Suryani. Ia mengatakan bahwa Paser memang terbuka bagi transmigran, namun diharapkan yang datang adalah yang bisa hidup mandiri sekaligus membangun Paser. Dengan demikian, Pemkab Paser bisa berharap warga transmigran bisa menjadi bagian penting dari perjalanan Paser menuju daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan sesuai visinya. (aks)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 1.0745 detik dengan memori 0.95MB.