Berita:Peringatan Hut Kabupaten 58 Akan Digelar Sederhana

Siaran Pers

TANA PASER- HUT Kabupaten Paser yang akan diperingati tanggal 29 Desember mendatang mulai dipersiapkan Pemerintah Kabupaen Paser. Terkait dengan hal itu, Senin (2/10) bertempat di ruang Rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Setda Paser AS Fathur Rahman memimpin rapat persiapan peringatan HUT ke-58 Kabupaten Paser tahun 2017.
            Saat memimpin rapat yang diikuti seluruh pimpinan Perangkat Daerah (PD) dan jajaran Kabag, Setda Fathur Rahman didampingi Kabag Pemerintahaan dan Humas M Tauhid saat itu, berharap HUT Kabupaten Paser dilakukan sesederhana mungkin serta dilakukan dengan kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Paser.
            Karena Pemkab Paser tidak menyediakan anggaran untuk perayaan hari ulang tahun  ke58 kabupaten pada APBD 2017, maka seluruh Perangkat Daerah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sederhana dengan melibatkan masyarakat banyak.
Selain itu tidak seperti tahun-tahun lalu, dalam setiap kegiatan HUT Kabupaten Paser untuk pendanaan juga melibatkan pihak ketiga yakni perusahaan, maka diharapkan pada tahun ini pihak ketiga hanya ditawarkan kerjasama menjadi sponsor menyangkut penyedian hadiah dan sponsor kegiatan jika memang ada yang bersedia.
 Meskipun rangkaian kegiatan HUT masih dikonsep, dalam rapat tersebut dibahas tentang berbagai rencana yang akan dilangsungkan dalam hajatan tahunan kabupaten paling selatan di wilayah Kaltim ini, seperti kegiatan pameran pembangunan dan ekspo, parade budaya, upacara HUT Kabupaten dan malam ramah tamah serta sidang paripurna DPRD.
Sementara kegiatan lain seperti lomba-lomba rakyat baik olahraga maupun kegiatan seni dan olah raga tradisional, dipercayakan kepada masing-masing dinas, badan maupun kantor dengan mengandeng pihak-pihak ketiga diantaranya perusahaan maupun BUMN seperti Bank untuk menjadi sponsor kegiatan seperti hadiah.
            Yang menarik, dalam rentetan kegiatan HUT Kabupaten nanti, Pemkab Paser dalam hal ini panitia Hut Kabupaten, untuk pelaksanaan pameran pembangunan dan ekspo,  mempercayakan kepada event organizer (EO) untuk melaksanakannya.
            Kabag Pemerintahaan dan Humas  melalui Kasubag Penyelenggaraan Pemerintah M Arfah menyebutkan, saat ini ada beberapa EO yang sudah menawarkan kerjasama.
 “EO yang kita gandeng nanti adalah yang punya pengalaman. Kerja mereka lebih kepada pengelolaan secara mandiri karena daerah tidak menyediakan anggaran, maka keterlibatan berbagai pihak seperti diantaranya pedagang  pada pelaksanaan  pameran dan ekspo nanti menjadi obyek pendanaan berjalannya kegiatan-kegiatan selama sepekan,” ucapnya.(hum-har)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1185 detik dengan memori 0.95MB.