Berita:Pembangunan Pasar Penampungan Senaken Menunggu Legalitas Lahan

Siaran Pers

TANA PASER – Rencana pembangunan kios di pasar penampungan penyembolum Senaken masih terkenlada status lahan karena sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Paser belum memegang sertifikat lahan meski sudah ditempati bertahun-tahun. Selain itu, masih ada pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik sah lahan tersebut.

Hal ini terungkap saat rapat lintas instansi yang berlangsung di ruang pertemuan Bagian Bina Ekonomi II Setda, Senin (30/1), dipimpin Asisten Ekonomi, Karoding P. Idealnya Pemkab Paser sudah memegang sertifikat asli sebagi bukti kepemilikan karena pasar tersebut sudah difungsikan selama satu dekade.

“Nyatanya sampai kini kita baru memegang SKT (Surat Kepemilikan Tanah). Ketika dikonfirmasi ke BPN, mereka minta sertifikat asli dari pemilik sebelumnya,” ujar Marjan, Kasubbid Pemanfaatan Aset BPKAD.

Selain status tanah, hal lain yang membuat pembangunan kios harus ditunda adalah Surat Edaran Wakil Bupati Paser Nomor 32 tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018 yang menyebutkan bahwa pasar penampungan akan difungsikan sebagai tempat relokasi para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Penyembolum Senaken, sambil menunggu pembangunan kembali pasar itu.

Sebelumnya, ada pihak swasta yang menawarkan akan membangun sejumlah kios tipe 2 dengan ukuran 8x6 meter yang akan ditawarkan kepada pedagang. Surat permohonan ditujukan kepada Wakil Bupati Paser dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdaganngan, Koperasi dan UKM Kabupaten Paser.

Di dalam surat permohonan tersebut disampaikan beberapa keuntungan yang akan diperoleh Pemerintah Daerah. Di antaranya pembangunan cepat, jumlah pedagang yang belum memiliki kios dapat teratasi, pasat tidak terkesan kumuh, ada pemasukan melalui PAD pada setiap penjualan petak sebesar 5 persen dan retribusi bulanan.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Disperindagkop Ardiansyah, Kepala Bagian Bina Ekonomi III Chandra Irwanadhi, Kepala Bagian Pemerintahan Aripin, Kepala Bidang Perdagangan Misran, Kasubbag Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Siti Marnitasari, Kasubbag Humas dan Kerja Sama Abdul Kadir, Kasubbid Pemanfaatan Aset Marjan, serta Kepala UPTD Pasar Penyembolum Senaken Abdul Malik dan Kepala TU Pasar Hairul Arsani. (aks)

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.2299 detik dengan memori 0.7MB.