Berita:Nenek Nia Naik Mobil Wabup Masitah

Siaran Pers

TANA PASER- Nenek Nia dan putrinya merasa bak kejatuhan bintang, ketiban berkah.

Pasalnya, usai menerima bantuan berupa uang dari Wakil Bupati Hj Sarifah Masitah Assegaf dan dari BPBD serta Dinas Sosial, mereka berdua di ajak menaiki mobil KT 2.

Meskipun sempat menolak karena Nenek Nia sudah lansia serta tak begitu lancar berbahasa Indonesia (hanya bahasa Paser,Red) dan begitupun anaknya, namun akhirnya menerima ajakan Wabup Masitah yang sebelumnya sempat diyakinkan oleh aparat kecamatan, desa hingga masyarakat yang berada di lokasi kebakaran.

Ajakan Wabup untuk mengantar nenek Nia dengan mobilnya karena selain sudah rentah dengan usianya mencapi 78 tahun lebih serta kondisi sakit, juga letak rumah kerabat nenek Nia yang ditinggali setelah peristiwa kebakaran Kamis (17/06/2021) malam cukup jauh.

“Terima kasih ibu Wabup, ini seperti mimpi. Entah apa yang harus saya bilang menerima semua kebaikan ini,” kata salah satu keluarga nenek Nia saat Wabup tiba dirumah yang dijadikan tempat tinggal setelah peristiwa kebakaran.

Yang menarik, sebelumya Nenek Nia dan keluarganya tidak mengetahui yang dihadapannya adalah Wakil Bupati, setelah dijelaskan olah Kades Muara Payang Sailillah, baru nenek Nia nampak malu-malu.

Nenek Nia  di ajak Wakil Bupati menaiki mobil Dinas dan di antar menuju kediamannya, terlihat cukup bahagia mendapat kesempatan dapat bersama  wakil bupati menaiki mobil yang sehari-harinya mengantarkan tugas Wabup ketengah masyarakat ini.

“Seumur-umur, baru kali ini saya melihat  ada pejabat daerah atau wakil kepala daerah bersedia mobil dinasnya untuk ditumpangi warga di desa ini. subhanallah,” kata sejumlah warga yang saat itu nampak gembira menyambut kedatangan Wabup bersama nenek Nia.

Hal ini patut menjadi apresiasi, bahwa meskipun memiliki jabatan seorang Wabup Masitah tetaplah low profile dan selalu ramah dengan warganya serta mudah berbaur.(humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1185 detik dengan memori 0.94MB.