Berita:Jemaah Haji Diperkirakan Tiba di Paser Jelang Tengah Malam

Siaran Pers

ASMUNI: TINGKATKAN KEAMANAN JAMAAH SAMPAI KEMBALI KEPADA KELUARGA


TANA  PASER – Jelang kembalinya Jemaah Haji Kabupaten Paser yang tergabung dalam Kloter 10 embarkasi Balikpapan, Selasa (19/9) Panitia Haji Kabupaten Paser gelar rapat koordinasi di ruang rapat Telake Sekretariat Daerah Kabupaten Paser terkait persiapan untuk pemulangan jamaah.

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Kesra Setda Paser Asmuni Samad ini, dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser Mohlis Hasandan perwakilan sejumlah dari instansi di antaranya Polres Paser, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi PP, Dinas Kesehatan dan Bagian Bina Kesra III, membahas segala agenda terkait pemulangan jamah haji Kabupaten Paser. Mulai dari penjemputan di bandara hingga kembali ke keluarga masing-masing jamaah nantinya.
              Kepala Kemenag Paser Mohlis mengatakan, “Menurut jadwal dari Kakankemenag Insya Allah Jamaah Haji Paser akan mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman pada Hari Kamis 21 September sekitar pukul 01.30 WITA, dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia nomor pnerbangan 4210, mudah-mudahan jemaah haji tiba di Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot sebelum pukul 01.00 Wita Jumat (22/9) dini hari.
            Ia menjelaskan bahwa 236 jemaah haji yang tergabung dalam kloter 10 dalam kondisi sehat. “Jemaah haji Kabupaten Paser pada mulanya sebanyak 237 orang, namun menjelang pemberangkatan ada 1 orang jemaah haji Paser perlu mendapat perawatan di embarkasi sehingga jemaah tersebut baru bisa berangkat menunaikan ibadah haji bersama kloter 11”, ungkapnya.
            Selanjutnya ia juga sampaikan bahwa jemaah haji yang akan kembalI Ke Paser berjumlah 233 jamaah saja. Karena dua di antaranya adalah warga Balikpapan serta sepasang suami isteri asal Kuaro yang terpisah kloter, sehingga saat ini masih menunggu suami pada kepulangan kloter sebelas.
            Asisten Kesra Asmuni Samad menuturkan, “Terkait segala sarana penjemputan seperti kesiapan bus dan driver, kesiapan tenaga medis dan ambulans, dan konsumsi untuk para jamaah, harus benar-benar ditingkatkan, sehingga jamaah bisa pulang kepada keluarganya dalam kondisi aman dan sehat.
            "Sementara terkait musibah kecelakaan yang baru-baru ini menimpa jamaah haji Kota Samarinda, menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak menimpa jamaah Paser”, ujarnya.
             Terkait kesehatan para jamaah haji sendiri panitia medis PPIH Paser juga akan melakukan pengecekan secara berkala terhadap kondisi fisik para jamaah selama 10 hari terhitung sejak sampai di Paser.(ew)

 


Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1252 detik dengan memori 0.95MB.