Berita:Gubernur Kaltim Sanggupi Undangan Bupati Paser untuk Hadir di Panen Jagung

Siaran Pers

TANA PASER – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengundang Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak untuk hadir pada panen raya jagung yang akan berlangsung di kecamatan Batu Engau, Senin (6/3). Undangan ini langsung direspon Gubernur Awang Faroek dengan menyatakan kesanggupannya untuk hadir bersama Komandan Korem dan sejumlah Kepala Instansi Pemprov Kaltim.

Kepastian ini ditegaskan oleh Gubernur Awang Faroek saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan se-Kalimantan Timur yang berlangsung di Samarinda, Selasa (28/2). Gubernur sampai tiga kali mengulang penyampaian ini, salah satunya ditujukan langsung kepada Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi yang duduk di hadapan gubernur.

“Saya janji akan datang di Paser lewat jalan darat, juga untuk melakukan monitor pembangunan lain di Paser berjalan sesuai rencana atau tidak. Saya minta Bupati melakukan persiapan segala sesuatunya di Paser pada tanggal 6 (Maret) nanti,” kata gubernur yang langsung diiyakan oleh Bupati. Sebelumnya, di sela-sela pidatonya, Gubernur mengundang Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kalimantan Timur Ibrahim untuk menjelaskan program pertanian di Kalimantan Timur.

Gubernur menambahkan bahwa kehadirannya nanti bersama sejumlah pimpinan Perangkat Daerah akan bentuk keseriusan Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memajukan pertanian dalam arti luas. “Kalau ada daerah yang mengundang untuk pertanian, saya pasti akan datang,” jelas Gubernur.

Untuk diketahui, beberapa bulan lalu Gubernur juga datang di Paser dalam rangka penanaman jagung di Desa Petangis. Namun Ibrahim yang juga mantan penjabat Bupati Paser ini menyampaikan bahwa lokasi panen jagung pekan depan berbeda dengan lokasi penanaman jagung oleh Gubernur.

Terpisah, kepala Dinas Pertanian Boy Susanto mengatakan bahwa program Pemerintah Kalimantan Timur di bidang budidaya Pajale atau padi jagung dan kedelai berjalan dengan di Paser, namun konsentrasi utama pada padi dan jagung. “Kedelain hanya dalam skala kecil,” ungkap Boy. (ak)

 

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1777 detik dengan memori 0.95MB.