Berita:DLH Ajak Masyarakat Adopsi Pohon di Tahura Lati Petangis

Siaran Pers

TANA PASER- Dalam rangka merehabilitasi lahan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lati Petangis Desa Saing Prupuk Kecamatan Batu Engau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser menciptakan suatu program yang dinamakan dengan Program Adopsi Pohon.Yang menarik, program Adopsi Pohon di kawasan Lati Petangis memiliki mekanisme yang mengatur pengelolaan donasi dari adopter. Setiap adopter yang ingin melaksanakan program ini dapat menyerahkan dana adopsi pohon kepada pengelola Lati Petangis.

Menandai diluncurkannya program Adopsi Pohon di kawasan eks pertambangan PT BHP  yang saat ini danaunya dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh warga Desa Saing Prupuk melalui program Prasarana Air Minum dan Sanitasi program Pamsimas, Rabu (7/3) Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi bersama Wabup H Mardikansyah menjadi warga Paser pertama dan kedua  yang mengadopsi pohon di Tahura Petangis.

Kepala Dinas BLH Paser Abdul Basyid menjebutkan, tujuan program adopsi pohon untuk mengajak semua secara pribadi, perorangan maupun korporasi turut berpartisipasi dalam melestarikan hutan, khususnya di kawasan konservasi Tahura.

Program tanam, rawat dan pelihara pohon lanjut Basyid bisa diiukti siapa saja dan di mana saja. “Penanaman dan perawatannya dapat didelegasikan kepada petugas pengelola Tahura. Setiap  pengadopsi nantinya akan disebut sebagai wali pohon dan dapat mengikuti perkembangan pohon yang diadopsinya dari ke hari melalui Website Dlh.peserkab.go.id maupun media sosial yang dikelola petugas,”  jelasnya.

Setiap wali pohon menurut Basyid, akan diberikan sertifikat kepemilikannya, agar kelak dimasa mendatang bisa mengetahui di mana titik pohon yang ditanamnya. “Untuk program ini, kami  menyiapkan lahan kurang lebih tiga hektar  dari luasan sekitar 400  hektar  yang merupakan blok koleksi tahura ini,” tutur Basyid.

Untuk diketahui, saat program Adopsi ini dicanangkan Bupati Paser dan Wabup serta disaksikan jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Paser, Camat Batu Engau Paulus Margita serta berbagai unsur undangan dan masyarakat saat meresmikan fasilitas air bersih untuk masyarakat Desa Saing  Prupuk, Bupati dan Wabup langsung menjadi peserta adopsi pohon dengan cara  membeli bibit pohon jenis ulin  yang nilainya perbibit Rp100 ribu. (har-/humas) 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1589 detik dengan memori 0.95MB.