Berita:Bupati Fahmi Tegaskan  Perjalanan Dinas  Harus Digunakan Meningkatkan Pendapatan & Mendukung Prioritas Pembangunan Daerah

Siaran Pers


TANA PASER- Bupati Paser dr Fahmi Fadli  menegaskan, untuk melaksanakan visi misi yaitu Menuju Kabupaten Paser Maju, Adil, Dan Sejahtera atau PASER MAS, telah disediakan 176 program, 458 kegiatan dan 1363 sub kegiatan.

Program, kegiatan dan sub kegiatan tersebut menurut Bupati diarahkan untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU), dimana IKU yang ingin dicapai sampai tahun akhir RPJMD yaitu tahun 2026.

Hal ini dikatakan Bupati Fahmi dalam sambutannya saar Rapat Paripurna DPRD Paser, Senin (19/7/2021) dengan agenda penyampaian Raperda tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Paser Tahun 2021-2026 serta Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Paser Tahun 2021-2026.

Kinerja IKU yang ingin dicapai sampai RPJMD 2026 sebut Fahmi meliputi Persentase jalan Kabupaten dalam Kondisi Mantap dengan target sebesar 70%, Pertumbuhan Ekonomi pada angka 4,20 %, Indeks Lingkungan Hidup pada angka 73,81, Indeks Pembangunan Manusia pada angka 75, Angka Harapan Hidup sebesar 73,30 tahun, Angka Harapan Lama Sekolah sebesar 13,50 tahun, Rata-rata Lama Sekolah sebesar 9,00 tahun, Angka Kemiskinan sebesar 5,80 %, Tingkat Pengangguran Terbuka 3,02 %, Indeks reformasi Birokrasi sebesar 85, Nilai Sakip mencapai Kategori A, Opini Badan Pemeriksa Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 84, Angka Kriminalitas menurun hingga 48, Pertumbuhan Sektor Ekonomi lokal/Non tambang sebesar 6,23 ?n Pertumbuhan sektor I (Penyediaan Akomodasi dan makan Minum sebesar 4,42 %.

“Untuk mencapai IKU tersebut saya bersama wakil Bupati akan melaksanakan Pengendalian, Evaluasi dan Monitoring secara berkala minimal 6 bulan sekali untuk memantau capaian kinerja dari masing-masing Perangkat Daerah,” katanya.

Karena itu lanjut Fahmi, apabila ditemukan capaian kinerja yang rendah maka akan dilakukan evaluasi, tentu saja evaluasi tersebut sebagai instrumen yang digunakan untuk menilai apakah penempatan aparatur sudah tepat dan memiliki kinerja yang baik atau kurang baik dan sebagaimana tercantum pada Misi kedua yakni bertekad untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui pemerintahan yang profesional, partisipatif dan transparan.

“Saya mengingatkan Kepada Kepala Perangkat Daerah agar menekankan orientasi capaian Kinerja bukan hanya berorientasi pada capaian keuangan. Perjalanan dinas keluar daerah harus digunakan dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan daerah, mendukung prioritas pembangunan daerah ataupun mendapatkan Sumber belanja tambahan baik yang ada di kementerian/lembaga maupun yang ada diprovinsi. Saya akan mencermati Proporsi belanja perjalanan dinas setiap Perangkat Daerah untuk mencegah belanja perjalanan dinas lebih dominan daripada belanja untuk mencapai target yang ditentukan,” tandasnya.

Untuk bisa mengukur Kinerja Perangkat daerah menurut Fahmi, maka data terkait capaian kinerja harus diukur melalui pengendalian yang dilaksanakan secara periodik serta dilaporkan kepada  Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

“Semua rumusan permasalahan, tujuan serta sasaran yang disusun menjadi visi misi RPJMD Kabupaten Paser, perlu ditopang oleh kerjasama seluruh pemangku kepentingan. Jika peran serta ini terwujud, dalam 5 tahun ke depan kita semua akan dapat memfondasikan keserasian dan keteraturan pembangunan, efektivitas dan efisiensi berdasarkan masukan yang selektif, bermutu dan berintegritas untuk mencapai pembangunan yang berkualitas,” tambahanya.

Masih kata Bupati Fahmi, rapat Paripurna pada hari ini merupakan salah satu kegiatan yang berada dalam bingkai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahunan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 tahun 2017. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.8804 detik dengan memori 0.96MB.