Berita:BPSDMP TAWARKAN PELATIHAN IT, MASITAH SAMBUT BAIK

Siaran Pers

Tana Paser “Di Kementerian banyak sekali pelatihan-pelatihan yang bisa diikuti online dan offline. Ada  pelatihan terkait program prioritas terutama untuk ASN. Juga termasuk para pelaku UMKM”, ujar Firdaus Masyur salah satu tim dari Balai Pengembangan SDM dan Penelitian  (BPSDMP) Komunikasi dan Informatika  Banjarmasin. Ia menyampaikan bahwa tujuan mereka utamanya adalah melakukan tranfer pelayanan publik yang konvensional menjadi berbasis IT.

Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf, SH sambut baik tawaran tim Peneliti dari Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Banjarmasin, di ruang kerjanya,  jumat (4/6). Terkait hal ini, Masitah mengapresiasi perhatian Kemenfo. “Sumber daya manusia harus didukung dengan pelatihan-pelatihan IT (teknologi informasi). Kami senang sekali adanya perhatian dari Kemenfo yang memberikan kesempatan untuk ASN mengikuti pelatihan agar melek IT. Apalagi jika Pemkab tidak perlu mengeluarkan biaya atau anggaran karena sudah ditanggung oleh Kemenfo. Ini juga bisa menjadi media untuk sinkronisasi program di pusat dan daerah”, ujarnya.

“Perangkat Daerah yang melakukan pelayanan publik kepada masyarakat berbasis online atau IT harus didukung. Terlebih lagi di era digital Pemkab Paser tidak boleh ketinggalan. Kami sangat mendukung MoU  antara Kabupaten Paser dan Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang penerapan Smart City di Kabupaten Paser untuk mendukung visi misi Paser MAS (Maju, Adil Sejahtera) dengan berbagai program seperti Paser Sehat, Paser Cerdas, Paser Mantap”, tandas Masitah. Ia berharap target pemkab Paser  bisa tercapai terutama pada perangkat daerah yang melaksanakan pelayanan publik seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Rumah Sakit/Puskesmas, Dinas Perhubungan dan lainnya.

Selanjutnya dihadapan tim, Masitah juga mengungkapkan bahwa pada periode kepemimpinannya bersama Bupati Paser dr Fahmi Fadli ada sembilan program prioritas, utamanya adalah infrastruktur. “Prioritas utama adalah infrastruktur. Karena jika infrastruktur sudah bagus maka sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sektor lainnya otomatis juga akan membaik. Termasuk juga IT yang merupakan salah satu kendala yang harus segera diatasi. Sektor pertanian kami menjadi sektor andalan selain sektor pertambangan yang tidak dapat diperbaharui. Potensi perikanan dan pariwisata kami juga cukup besar. Dan kami berharap, jika pimpinan sudah berlari jangan sampai kepala Perangkat Daerah masih duduk”, pungkasnya. (humas-df).

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1158 detik dengan memori 0.95MB.