Berita:Ujian Dinas Diikuti 66 Peserta, Pegawai Tak Boleh Gaptek

Siaran Pers


TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) melaksanakan Ujian Dinas (UD) Tingkat I yang diikuti oleh 66 peserta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser. Kegiatan ini berlangsung di laboratorium assessment BKPSDM selama 2 hari, Rabu dan Kamis (21-22 /10).

Kepala BKPSDM Suwito yang membuka kegiatan ini mengatakan bahwa UD menjadi salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pegawai dengan pangkat dan golongan Pengatur Tingkat I atau II D agar bisa naik menjadi Penata Muda atau III A.

“Oleh karena itu semua peserta wajib lulus ujian ini, semua peserta harus bisa mengerahkan seluruh kemampuan dan upaya maksimal dalam mengikuti tes CAT dan wawancara,” kata Suwito.

Pada bagian lain Suwito juga menyampaikan dua hal penting kepada para peserta UD. Pertama, agar pegawai tidak gagap teknologi, karena saat ini pegawai yang bisa bersaing di dunia kerja adalah yang mengerti teknologi informatika, minimal bisa mengoperasikan komputer dan paham dengan cara kerja telepon seluler berbasis android.

Kedua, dia berpesan agar dalam menghadapi Pemilu Kada tahun 2020, pegawai harus selalu menjaga netralitas. “Pilihan diberikan hanya pada saat berada di dalam bilik suara, bukan di tempat lain. Juga, agar pegawai selalu menjaga suasana yang kondusif, dan jangan terbawa arus politik,” kata mantan Camat Tanjung Harapan ini.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan dan Mutasi Liswandi dalam laporan kegiatan mengatakan bahwa materi UD ini terdiri dari 10 bagian, yaitu Pancasila, UUD 1945, RPJMD, Pertaturan di bidang Kepegawaian, KORPRI, manajemen, tugas pokok dan fungsi instansi, pengetahuan mengenai instansi bersangkutan, bahasa Indonesia dan sejarah Indonesia.

“Yang lulus akan ditetakan dengan kelulusan dan mendapatkan sertifikat tanda lulus UD yang akan digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat bersama persyaratan lain yang ditetapkan dengan peraturan yang berlaku,” kata Liswandi.

Pembukaan UD juga dihadiri seluruh pejabat administrator di lingkungan BKPSDM Paser, Kepala Bagian Hukum Setda, dan pejabat dari BKD Provinsi sebagai fasilitator. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1435 detik dengan memori 0.96MB.