Berita:Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Lama, Wabup Sampaikan Rasa Prihatin Dialami Para Pedagang

Siaran Pers

TANA PASER- Kebakaran di kawasan pasar lama,  Jl Mulawarman Tanah Grogot atau tepatnya  didepan pusat perbelanjaan  Kandilo Plaza, Minggu (31/5) dini hari,  sekita pukul 02.40 Wita  telah menghanguskan puluhan kios milik pedangan.

Pasca kebakaran, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Wakil Bupati H Kaharuddin, meninjau lokasi kebakaran pasar lama, Senin (1/6).

Peninjau lokasi kebakaran oleh Wabup usai mengikuti  upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2020, Senin (1/6)  pagi  melalui cara virtual bersama Presiden Joko Widodo   di Pendopo Bupati Paser.

Saat meninjau lokasi, Wabup bersama Kapolres Paser AKBP Murwoto, Dandim 0904/Tng Letkol (Czi) Widya Jinarko, Ketua PN Tanah Grogot Boedi Haryantho,  Wakil Ketua DPRD Abdullah dan  Sekda Katsul Wijaya.

Selain itu juga turut mendampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Hulaimi, Asiste Perekonomian dan Pembangunan Ina Rosana serta Asisten Administrasi Umum Arif Rahman.

Wabup Kaharuddin  menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami oleh para pedagang. “Atas nama Pemerintah Daerah kami turut prihatin atas musibah ini dan kepada pemiliki toko untuk tetap bersabar menghadapi cobaan ini,” ungkapnya.

Atas kejadian ini Pemerintah Daerah akan melakukan pendataan  dan untuk menghindari terjadinya hal serupa, Wabup meminta Sekda Katsul Wijaya dan Asisten Perekonomian dan pembangunan Ina Rosana bersama dinas terkait untuk melakukan rapat terkait dilakukan penataan  agar lebih baik lagi sehingga resiko bencana kebakaran bisa diminimalisir.

Untuk diketahui, Pasar Lama Tanah Grogot  hangus terbakar dini hari Minggu (31/5). Upaya pemadaman oleh tim gabungan dilakukan dari pukul 02.40 wita, karena sangat padat dan akses jalan yang sempit, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 wita.

Dari laporan BPBD Paser, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, penyebab kebakaran dalam penyelidikan aparat berwenang. Untuk lapak dan toko yang terbakar masih dalam proses pendataan dinas terkait, sedangkan jumlah kerugian perkirakan sekitar Rp 1 miliar. (har-)


<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1812 detik dengan memori 1.04MB.