Berita:“Tantangan Saat ini, Menghadapi Masalah Kesehatan Triple Burden”

Siaran Pers

TANA PASER- Pembangunan kesehatan menuju ke arah pengembangan upaya kesehatan, dari upaya yang bersifat kuratif bergerak ke arah upaya kesehatan promotif dan preventif. Hal ini memerlukan serangkaian program strategis serta implementasi dari berbagai program kesehatan yang salah satunya adalah Gerakan Masyarakat hidup Sehat (GERMAS).

Untuk mensukseskan program ini di Bumi Daya Taka, bertempat di Ruang Rapat Sadurengas Kantor Bupati, Rabu (13/3) Dinas Kesehatan Kabupaten Paser bersama Bina Kesra II Sekretariat Kabupaten Paser menggelar sosialisasi dan advokasi penyusunan rencana operasional dengan lintas sektor terkait dukungan Germas di Kabupaten Paser.

Kabag Bina Kesra II H Arifin mewakili Bupati saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, tantangan kesehatan saat ini adalah  menghadapi masalah kesehatan triple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

Karena itu dalam mengatasi hal ini menurut Arifin,  diperlukan upaya pendekatan promotif dan preventif yang sangat efektif untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan karena pada dasarnya sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung dengan kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan kesehatan, menciptakan sumber daya kesehatan yang berkualitas serta dukungan regulasi.

Untuk mendukung sumber daya manusia yang sehat, pemerintah  Kabupaten Paser telah mengeluarkan Peraturan Bupati Paser nomor 61 tahun 2018 tentang Gerakan masyarakat Hidup Sehat,  semoga dengan aturan  dan sosialisaasi hari ini  kita bisa membuat perencanaan yang berkelanjutan  sebagai indikator masyarakat hidup sehat dengan melibatkan semua perangkat daerah dengan harapan  dapat ditindaklanjuti dengan tepat dan terukur yang nantinya tujuan visi dan misi Kabupaten Paser dapat terwujud utamanya misi miningkatkan pelayanan dasar dibidang pendidikan dan kesehatan,” katanya.

        Karena Gerakan masyarakat Hidup Sehat bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, mantan Kabag Humas dan Protokol ini mengajak kepada seluruh komponen, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan para pengusaha dan dunia usaha untuk  bersama-sama  memasyarakatkan gerakan hidup sehat karena masyarakat yang sehat akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, kualitas ekonomi, kualitas hidup dan yang pada akhirnya akan mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. (har-/humas) 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.0739 detik dengan memori 2.78MB.