Berita:Ruang Isolasi RSUD PS Terancam Over Kapasitas

Siaran Pers

TANA PASER – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Paser yang terus meningkat menimbulkan kehawatiran pihak RSUD Panglima Sebaya dalam hal kapasitas. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD PS dr Nurdiana mengatakan bahwa ada kemungkinan RSUD PS tidak akan bisa menampung jumlah pasien yang diisolasi jika terus bertambah.

“Melihat tren kasus positif dalam beberapa hari ini maka kami prediksi Rumah Sakit tidak akan mampu memampung pasien, sehingga Pemerintah perlu memikirkan tempat lain sebagai tempat isolasi pasien yang bagu,” kata Nurdiana saat rapat Satgas Covid di ruang Sadurangas, Senin (19/10).

“Kami memiliki 21 tempat tidur di ruang isolasi, lalu membuka ruang tambahan di VVIP sebanyak 20 tempat tidur,” kata Nurdiana. Dia menambahkan bahwa hingga Selasa (20/10) pagi masih ada 28 pasien Covid yang dirawat dan diisolasi.

Untuk informasi, pasien Covid-19 yang dirawat dan diisolasi di RSUD PS adalah pasien yang dengan gejala atau ada penyakit penyerta atau penyakit komorbid. Ini lebih dikenal dengan istilah simtomatik.

Sedangkan pasien yang tanpa gejala atau dikenal dengan istilah asimtomatik, selama ini kebanyakan menjalani karantina di rumah isolasi eks RSUD PS. Ada juga yang isolasi mandiri, dan di mess perusahaan. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1445 detik dengan memori 0.96MB.