Berita:Proyek Jalan Sungai Tuak Selesai 67 Persen

Siaran Pers

TANA PASER – Peningkatan jalan Sungai Tuak – Sililiran yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga, Pengairan dan Tata Ruang tahun 2016 melalui dana pendampingan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN, selesai terealisasi sebesar 67.71 persen baik fisik maupun keuangan.

Hal ini disampaikan Bachtiar Effendi, Kepala instansi yang kini berganti nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, saat bertemu dengan Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas, Senin (30/1). Bachtiar menyampaikan bahwa paket pekerjaan ini masih tanggung jawab kontraktor, jadi kerusakan yang ada akan diperbaiki oleh kontraktor.

Selanjutnya dalam laporan kemajuan pekerjaan yang dibuat oleh DPUTR, dijelaskan secara detail bahwa nilai paket tersebut adalah Rp. 21.848.560.000, dan yang terealisasi sampai Desember 2016 sebesar Rp. 14.792.348.825. “Jadi masih ada kekurangan dana sekitar 8 miliar yang tidak ditransfer dari Pusat,” jelas Bachtiar.

Secara fisik, penanganan pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 5.6 kilometer tersebut memang tidak semuanya diaspal. “Pekerjaan yang utuh hanya penyiapan badan jalan, kemudian lapis pondasi agregat kelas A dan B masing-masing 5.450 kilometer. Sedangkan pengaspalan hanya 2.1 kilometer.

“Pengaspalan dilakukan di tiga lokasi, yaitu di dekat jembatan sungai tuak sepanjang 800 meter, kemudian sepanjang 300 meter di tenga-tengah, dan di ujung jalan sepanjang 1 kilometer,” jelas Bachtiar sambil menunjukkan diagram penanganan pekerjaan jalan itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa atas aduan masyarakat terhadap kondisi aspal, sejumlah anggota DPRD Paser melakukan kunjungan ke jalan yang menghubungkan Laburan dan Tana Paser itu. (ak)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1644 detik dengan memori 0.95MB.