Berita:Program Desa Online, Keterbukaan Informasi Desa

Siaran Pers

Bupati Yusriansyah saat menyerahkan cinderamata kepada Kepala Badan Balilatfo Kemendes RI M Nurdin. 


TANA PASER- Untuk melakukan percepatan perekonomian dan pembangunan  di desa, Badan  Balilatfo Kemendes RI  tengah melakukan pelatihan aplikasi desa online sebagai sarana memperkenalkan kondisi dan potensi desa  seluruh Indonesia. 

Pelatihan  aplikasi desa online  yang akan mampu  mempercepat desa membangun ini, untuk wilayah Paser   diikuti 20  peserta dari desa di Kabupaten Paser dan 10 desa di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kepala Badan Balilatfo Kemdes RI  M Nurdin mengatakan, program desa online adalah upaya untuk mendukung terentasnya 5.000 desa tertinggal dan membentuk sebanyak 2.000 desa mandiri. 

Dengan adanya aplikasi desa berbasis web ini menurut Nurdin,  desa-desa di Indonesia tak lagi terisolasi dan akan lebih melek tekhnologi. “Karena sudah ada akses informasi untuk memperkenalkan potensi desa secara cepat sampai ke desa lainnya hingga seluruh masyarakat Indonesia,” ujar mantan pegawai perkebunan Paser yang hijrah ke Jakarta ini.

Dengan  aplikasi desa online ini lanjut Nurdin,  akan mempermudah informasi apapun mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembangunan, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) bisa disampaikan kepada masyarakat desa dan terdokumentasi dengan baik. 

Selain itu aplikasi desa online ini merupakan salah satu wadah show up bagi desa untuk mempromosikan potensi, kegiatan, dan produk yang dimiliki. Melalui aplikasi desa online ini juga diharapkan pemerintah desa dapat selalu memperbaharui informasi, dan dapat saling bertukar informasi dengan desa lain di seluruh Indonesia. Aplikasi ini menjadi portal atau pintu gerbang bagi desa untuk ekspos kegiatannya.(Har-)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.3349 detik dengan memori 0.94MB.