Berita:Perkembangan Ekonomi Paser 2018 Masih Bertumbuh

Siaran Pers

TANA PASER- Asisten Ekonomi Sekda Paser Hj Ina Rosana menyebutkan, perkembangan perekonomian Kabupaten Paser pada tahun 2018, diperkirakan masih bertumbuh. Meskipun dalam tekanan harga komoditas, namun pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser pada tahun 2017 yang lalu mencapai 1,13 persen atau mampu bangkit dari -4,96 persen pada tahun 2016.

Hal ini dikatakan Ina Rosana saat melaporkan hasil pertemuan tahunan ekonomi daerah 2018 dengan tema “Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkesinambungan,” yang digelar Bank Indonesia  di kota Balikpapan, Rabu (28/11).

Jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi Balikpapan menurut Ina Rosana, diperkirakan dapat mencapai 5,46 persen pada akhir tahun 2018 mendatang. Sedangkan pertumbuhan ekonomi PPU pada tahun 2018 diperkirakan akan tumbuh ditengah ketidakpastian harga CPO dan batu bara yang pada tahun 2017 mencapai 2,3 persen dari -0,5 pada tahun 2016.

“Pertumbuhan ekonomi Balikpapan mencapai 5,46 persen ini, dipicu oleh pertumbuhan industri pengolahan serta perbaikan infrastruktur khususnya milik pertamina, dan dipengaruhi oleh membaiknya kinerja pertambangan yakni peningkatan produksi dan membaiknya harga batu bara. Selain itu sektor jasa hotel dan restoran juga membaik yang mempengaruhi daya beli,” katanya melaporkan kepada Bupati.

Upaya mendukung peningkatan ekonomi daerah lanjut mantan Kadis Perikanan dan Kelautan ini, sinergi peningkatan ekonomi berupa inisiasi pembentukan tim peningkatan ekonomi daerah.

“Selain itu adalah local ekonomi development ekonomi kreatif yakni fasilitas promosi produk UKM pada pameran berskala nasional atau internasional serta technical asisstance pengembangan produk UKM Balikpapan, PPU dan Paser,” sebutnya.

Dari pertemuan tersebut tambah Ina Rosana ada beberapa saran, dimana Pemkab Paser harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik melalui pengembangan sektor UMKM, pembangunan sektor dari Unreneweble ke sektor Penewable seperti pertanian dalam arti luas dan pariwisata serta mendorong industrialisasi sehingga penyerapan tenaga kerja dan jasa ikut membaik. (har-/humas)

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1599 detik dengan memori 0.94MB.