Berita:Perbaikan Jalan Poros Dua Kecamatan, Gubernur Ajak Bupati Fahmi Berjuang

Siaran Pers

SAMARINDA- Persolan jalan rusak di wilayah Kabupaten Paser  menjadi perhatian serius  Bupati Paser dr Fahmi Fadli. Karena itu saat bertemu Gubernur Kaltim H Isran Noor, Jumat (5/3), mantan anggota DPRD Paser ini diantaranya  meminta dukungan orang nomor satu di Bumi Etam.

Dari 10 wilayah jalan poros  kecamatan sebut Bupati Fahmi masih ada dua kecamatan di Kabupaten Paser yang perlu dukungan anggaran untuk penanganan  yakni jalan poros  Kecamatan Tanjung Harapan dan Kecamatan Muara Samu.

“Karena jalan  poros didua kecamatan ini statusnya jalan provinsi, kami meminta dukungan  Pemprov Kaltim untuk penanganannya,” kata bupati pertama termuda di Kabupaten Paser ini kepada Gubernur  yang saat itu didampingi Wabup Paser Sarifah Masita dan juga hadir  Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi.

Menanggapi laporan Bupati Fahmi, lalu Gubernur menyatakan  alokasi anggaran untuk pembangunan, perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan  melalui Pemprov Kaltim sangat terbatas, karenanya sebut Isran salah satuny  perlu adanya peningkatan status jalan nasional sehingga bisa   menjadi tanggungjawab  pemerintah pusat.

“Balai Jalan Nasional diberikan kewenangan mengelola anggaran sangat besar, maka saat ini banyak jalan kabupaten/kota  kita upayakan peningkatan status dari jalan kabupaten maupun provinsi ke status jalan nasional, karena ada beberapa jalan poros di kabupaten/kota  setelah peningkatan status,  mendapat lokasi anggaran karena ditangani pemerintah pusat,”sebut Isran.
lalu Gubernur Isran beralasan, pembatasan pengelolaan anggaran infrastruktur kepada pemerintah provinsi   mengakibatkan kemantapan status jalan provinsi sangat rendah di seluruh wilayah Kaltim.

“Jalan rusak merupakan hal yang wajar. Karena jalan tersebut dilewati oleh kendaraan setiap harinya. Jalan amblas itu juga  biasa. Jalan yang terangkat luar biasa. Jangan salahkan pengguna jalan seperti  angkutan sawit.  Jalan rusak biasa, jalan bagus luar biasa," sebutnya .

Menurut  Gubernur  masyarakat harus bersabar dengan kondisi tersebut sebab pemerintah Provinsi memiliki  anggaran yang terbatas untuk memperbaiki jalan yang  masih banyak rusak di kabupaten/kota  wilayah Kaltim.

“Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih dibutuhkan di wilayah Kaltim guna membuka konektivitas antar wilayah Kabupaten dan Kota. dibandingkan dengan sejumlah Kota dan Kabupaten di Pulau Jawa,” katanya.

Lalu Isran menegaskan, Peprov Kaltim akan terus membangun dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti jalan yang salah satunya melalui peningkatan status jalan nasional.

“Yang saya tahu jalan ke Paser lumayan baik.  Hanya ada beberapa kecamatan yang masih rusak. Karena itu mari kita sama-sama berjuang pak Bupati. Pak Presiden sudah janji akan membenahi wilayah Kaltim diantaranya terkait jalan sebagai penunjang ibu kota negara di Kaltim,” tandas Isran.  (har-/humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1229 detik dengan memori 0.94MB.