Berita:Mantan Atlet Wushu Asal Paser Jadi Wasit/Juri Nasional Hadijah Turut Warnai Asean Games 2018

Siaran Pers

Tana Paser – Adalah Nur Hadijah. Putri dari Kabupaten Paser yang merupakan mantan atlet Cabang Olahraga (Cabor) Wushu. Sejak 2003 telah mengawali karirnya sebagai atlet Karate kemudian tahun 2006 menjadi atlet Wushu yang biasanya didominasi kaum adam.

Sederet prestasi telah diraihnya, diantaranya tahun 2011 Kejurda Juara 3 Pra PON di Makasar, tahun 2015 Kejurda Juara 1  2017  Juara 1 Kejuaraan Tingkat Provinsi Kaltim. Ditahun yang sama mengikuti even Ksatria Fight Muaythai di Tanggerang sabet Runner Up. Tahun 2018 ikut Audisi One Pride TV One. Deretan prestasi ini tentu mengharumkan nama Kabupaten Paser hingga tingkat nasional.

            Sejak tahun 2015 wanita hitam manis berhijab ini telah mengambil lisensi sebagai juri/wasit Provinsi Kaltim. Tahun 2016 telah memiliki sertifikasi sebagai wasit/juri Nasional. Pada Asean Games 2018 ini, Ia turut ambil bagian sebagai Wasit/Juri NTO (National Technical Official. Suaminya Fitriansyah mendukung penuh karirnya yang juga sekaligus pelatih Hadijah.

“Jika di Cabor Wushu saya telah menjadi wasit/juri. Untuk Cabor Muaythai  saya di kelas profesional.  Rencananya bulan Oktober 2018 tanding di One Pride TV One”, pungkasnya. Bravo Hadijah, Bravo Paser. Semoga terus mengukir prestasi dan mengharumkan Kabupaten Paser.  (difit-hum)

        Prestasi cabang olah raga Karate tingkat pelajar Kabupaten Paser kembali mengukir kemenangan. Adalah Gathan Rizki Aji Ariftofa, pemegang sabuk hitam (black-belt) sejak Tahun 2014 merupakan siswa kelas X SMUN 2 Unggulan Kabupaten Paser telah menang bertanding di Olympiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN 2018 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada Mei lalu.

Berkat kemenangannya ini, Gathandidaulat untuk mewakili provinsi Kalimantan Timur ke O2SN tingkat nasional untuk cabang karate kelas kata perorangan putra pada September 2018 di Yogya.

        “Alhamdulillah, berkat doa dan latihan setiap hari dan mendapat dukungan dari orangtua serta pihak sekolah saya bisa meraih medali emas di tingkat provinsi”, ujar putra dari pasangan Pamardi Bayuaji dan Titiek Arytha Prihathin. Gathan yang telah berprestasi sejak Sekolah dasar ini pernah meraih Juara 1 Kelas Kata Perorangan Putra di Kejurnas SBY Cup tahun 2014, Juara 3 Kelas Kata Perorangan Putra pada ajang O2SN tingkat provinsi Kaltim Tahun 2015,Juara 3 Kejurda Inkai dan Juara 2 pada Kejuaraan FORKI Tingkat Kaltim Tahun 2016, Juara 1 Kelas Kumite Perorangan Putra Kejuaraan Se-Kalimantan di Banjarbaru Kalsel Tahun 2017, dan mewakili Kabupaten Paser pada ajang PORPROV Tingkat Provinsi Kaltim pada bulan November 2018 yang akan datang.

            Harapannya, ia dapat mengharumkan nama Kabupaten Paser di cabor Karate pada tingkat nasional dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah. “Gathan akan berusaha melakukan yang terbaik, i do the best i can for me and for Paser”, ujarnya optimis.  (difit-hum)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.0796 detik dengan memori 2.78MB.