Berita:MAN IC Paser Gelar Rapat Koordinasi Capaian Target Prestasi

Siaran Pers

Tana Paser - MAN Insan Cendekia Paser menggelar rapat koordinasi target capaian prestasi siswa bersama seluruh guru MIPA, Waka Akademik Dr. H. Achmad Ruslan A, M.Ag, Waka Humas Ismail, M.Pd.I, Waka Kesiswaan Susmini, M.Pd.I, dan Kepala Litbang Reny Afifah, S.Pd, Senin (15/2/21) di ruang rapat MAN IC Paser. Rapat kali ini membahas beberapa agenda utama yakni kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi Ujian Tertulis Berbasis Komputer(UTBK) masuk Perguruan Tinggi bagi siswa kelas XII, persiapan menghadapi lomba serta persiapan tes SPNDB MAN IC bagi calon peserta didik baru MAN IC Paser.   

“Peserta didik harus lebih hebat dari gurunya” merupakan motto dari Kepala MAN IC Paser Khairul Anam, M.Pd.I dalam membuka agenda rapat tersebut. Dalam rangka mencapai target tersebut juga dilaksanakan sosialisasi kontrak kerja terkait dengan proses akademik, kesiswaan serta penelitian dan pengembangan. 

“Ada hal-hal  yang harus dipenuhi dalam rangka mencapai target-target madrasah, terutama dalam meraih prestasi nasional dan internasional, baik di bidang akademik yang meliputi Ujian Sekolah, Ujian Madrasah, dan UTBK, serta di bidang kesiswaan yang meliputi Kompetisi Sains Nasional(KSN) atau Kompetisi Sains Madrasah(KSM), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) serta lomba-lomba yang diadakan oleh perguruan tinggi”, lanjut Khairul Anam. 

“Untuk mencapai target-target tersebut, guru MAN Insan Cendekia Paser harus mampu menjadi super tim, untuk itu ada MGMP sesama guru MAN IC se Indonesia untuk meningkatkan kualitas guru. Selain itu, terkait persiapan pelaksanaan UTBK , semua guru MAN IC Paser perlu berjamaah dan bersinergi agar lulusan MAN IC Paser bisa diterima di UI, ITB, UGM, ITS dan perguruan tinggi favorit lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri,  mengingat salah satu tolak ukur keberhasilan  MAN Insan Cendekia adalah bidang akademik”, tambahnya. 

“Bukan hanya guru yang memiliki kontrak kerja, tapi Kepala MAN Insan Cendekia juga membuat kontrak kerja setiap tahun dengan Kanwil dan Kemenag Pusat, jadi pertanggungjawabannya lebih berat lagi, untuk itu dimohon kepaada seluruh guru untuk bersama-sama untuk memajukan Insan Cendekia tercinta ini”. 

Di akhir penyampaiannya, Khoirul Anam menambahkan bahwa BJ. Habibie sebagai inisiator MAN Insan Cendekia memiliki harapan agar umat islam tidak sekedar menjadi buih di lautan tapi mampu menjadi ilmuwan seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, Ibnu Haytam dan lain-lain. Untuk itulah dibangun MAN Insan Cendekia agar ilmu agama, sains dan teknologi dapat bergandengan dan berbanding lurus.*(Humas_ICPaser)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1057 detik dengan memori 0.94MB.