Berita:Lagi Marak, Penipuan dengan Membajak Nomor WA

Siaran Pers

TANA PASER – Penipuan dengan membajak nomor Whatsapp lagi marak di Paser dalam beberapa hari terakhir. Ada beberapa korban yang sempat tidak bisa menggunakan nomornya karena dibajak, dan pembajak menggunakan nomor itu untuk meminta sejumlah uang kepada siapa saja yang ada di kontak WA.

Korban pertama adalah staf Sekretariat DPRD, Muhammad Romi Fitriansyah. Orang yang mengatasnamakan Romi mengirim pesan kepada beberapa orang dan meminta agar sejumlah uang. Dari beberapa yang dihubungi, jumlah dana yang diminta yaitu 3 juta. Dana tersebut diminta agar ditransfer ke rekening BNI atas nama Muh Rifaldi dengan nomor 0907195738 dan BNI atas nama Abdul Basid 0905872226.

Kemudian yang kedua adalah sopir Sekretaris Daerah, Suhardi. Sama dengan pelaku yang membajak nomor Romi, pelaku atas nama Suhardi juga meminta uang agar ditransfer ke dua nomor BNI tersebut. Selain kedua orang ini, ada dua tokoh politik yang juga dikabarkan menjadi korban, yaitu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur asal Kabupaten Paser, dan anggota DPRD Kabupaten Paser.

Atas kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Aripin mengimbau masyarakat Paser agar jangan langsung percaya jika ada yang mengirimkan pesan melalui WA dengan meminta sejumlah dana.

Aripin juga berharap agar pihak bank, dalam hal ini Bank Nasional Indonesia (BNI) 46 agar bisa mempertimbangkan untuk melakukan pemblokiran sementara terhadap dua nomor rekening yang ada. “Banyak yang menerima pesan WA dengan meminta uang dan dikirim kepada kedua rekening itu,” jelasnya. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.6894 detik dengan memori 0.96MB.