Berita:KPK & Pemkab Paser Gelar Monitoring & Evaluasi Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

Siaran Pers

TANA PASER- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi tahun 2019  di Kabupaten Paser, Senin (23/9) yang digelar di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser.

Monitoring dan evaluasi oleh KPK  yang dihadiri Korsup Pencegahan KPK RI Wuri Nur Hayati dan Rosma Ali Yusuf,  diikuti langsung   Bupati Yusriansyah Syarkawi, Wabup Kaharuddin, Sekda Katsul Wijaya serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  

Bupati  Yusriansyah dalam arahannya  menyampaikan terima kasih kepada KPK yang sudah melakukan pengawasan dan evaluasi, monitoring terhadap progress rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi di Kabupaten Paser.

Kami tidak akan bosan-bosannya untuk meminta bantuan dan bimbingan KPK, sehingga penyusunan anggaran dan program yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah tidak berpotensi dari penyalahgunaan baik dari kebijakan maupun implementasi sehingga sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati.

Selanjutnya Yusriansyah menyampaikan  terima kasih dan apresiasi kepada kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian di lingkungan Setda Paser  atas kehadirannya dalam rangka untuk mempresentasikan sejauhmana pelaksanaan rencana aksi pemberantasan yang terintegrasi di setiap perangkat daerah.

“Semoga aksi nyata yang telah dilakukan oleh Pemkab Paser dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih,” sebut Bupati.

        Dalam rangka menwujudkan visi dan misi Kabupaten Paser menurutnya,  Pemerintah daerah senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan layanan dasar pendidikan, kesehatan dan peningkatan daya saing perekonomian daerah.

        Upaya peningkatan pelayanan tersebut sesungguhnya harus benar-benar dikelola dengan baik yang berbasis dengan teknologi informasi dan komunikasi agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah, cepat dan tepat. Ini akan terus dilakukan pemerintah daerah supaya pelaksanaan rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi dapat berjalan dengan baik dan maksimal dan kita jauh dari tindakan-tindakan korupsi,” kata Bupati.

        Karena ini lanjut Yusriansyah,  sudah menjadi komitmen  agar dapat menjelaskan dan aksi apa yang telah dilakukan sehingga nanti KPK dapat melakukan evaluasi dan monitoring yang mana harus dilakukan, yang mana harus di perbaiki.

Segala bimbingan dan arahan dari KPK sangat kami perlukan demi kebaikan pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Paser karena moto kami hari esok itu harus lebih baik dari hari ini, Olo Manin Aso Buen siolo Ndo,” tandasnya. (har-/humas)

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1534 detik dengan memori 1.04MB.