Berita:KONSEP TATANAN “NEW NORMAL” MAN IC PASER Oleh : Ismail, M.Pd.I (Wakabid Humas MAN IC Paser)

Siaran Pers

Meskipun di masyarakat masih terdapat pro dan kontra tentang kebijakan “New Normal” yang telah dicanangkan oleh Pemerintah  NKRI melalui Presiden RI, Joko Widodo, mulai 1 Juni 2020 lalu, MAN Insan Cendekia Paser sebagai madrasah bertipe akademik yang memiliki keunggulan di bidang sains, teknologi, dan riset, siap mendukung kebijakan pemerintah  tersebut dan telah  merumuskan konsep Tatanan Normal Baru Dalam Layanan Pembelajaran Siswa Bersama.

Konsep Dasar MAN IC Paser dalam menghadapi New Normal adalah bahwa Kegiatan Pembelajaran Madrasah pada masa darurat atau saat masih mewabahnya Covid-19 tetap berpedoman pada Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran berjalan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Selama kegiatan pembelajaran pada masa darurat melibatkan guru, orang tua, siswa, dan lingkungan sekitar.

Untuk mengaplikasikan konsep Tatanan New Normal di MAN IC Paser ada tiga alur yang dilalui yaitu persiapan, pengondisian, dan penerapan. Untuk alur persiapan dilakukan sosialisasi kepada seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan tentang regulasi terutama Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 dan Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah. Hal ini sudah dilakukan pada Selasa, 02 Juni 2020 di Kampus MAN IC Paser dirangkai dengan kegiatan Halal bi Halal Keluarga Besar MAN IC Paser. Selajutnya, akan disosialisasikan juga kepada komite madrasah sebagai reperesentasi dari orang tua atau wali siswa MAN IC Paser.

Setelah sosialisasi, tahap selanjutnya adalah menyiapkan sarana dan prasarana madrasah antara lain: pengadaan tempat cuci tangan dan sabun pada setiap gedung atau tempat siswa beraktivitas (depan asrama, depan kelas, depan laboratorium, depan perpustakaan, depan ruang makan, depan koperasi/kantin, depan masjid, depan gedung pusat kegiatan siswa, dan depan gedung pusat pembelajaran terpadu). Pengaturan tempat duduk siswa di dalam kelas dengan jarak minimal 1 meter, pengadaan tempat cuci alat makan siswa di ruang makan dan pengaturan tempat makan siswa dengan jarak minimal 1 meter. Kemudian pengadaan sabun cuci tangan, hand sanitizer, masker, thermometer tubuh, alat dan cairan disinfektan yang cukup (minimal untuk penggunaan 6 bulan)

Persiapan berikutnya adalah penyesuaian kegiatan akademik dan nonakademik. Awal kegiatan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020/2021 dilaksanakan pada 13 Juli 2020. Kegiatan Pembelajaran semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021 dilaksanakan secara daring dan luring. Untuk kelas 12 pembelajaran luring di Madrasah (Juli-Desember 2020). Untuk kelas 11 secara daring di rumah (Juli-Desember 2020). Untuk kelas 10 secara luring di Madrasah (Juli-Desember 2020). Kegiatan Pembelajaran tersebut dilaksanakan apabila Pemerintah Kabupaten Paser menginstruksikan Madrasah/Sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Paser melaksanakan New Normal.

Alur kedua pelaksanaan konsep New Normal MAN IC Paser adalah Pengondisian. Pada tahap ini ada dua perihal yang dikondisikan yakni persyaratan siswa masuk kembali ke madrasah dan pengaturan siswa di asrama dan ruang kelas. Persyaratan siswa masuk kembali ke madrasah:

<!--[if !supportLists]-->1.   <!--[endif]-->Wajib membawa Surat Keterangan Kesehatan dan Surat Keterangan Uji Rapid Test dengan hasil nonreaktif atau Surat Keterangan Uji Tes Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dengan hasil negatif, yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit/Dinas Kesehatan setempat.

<!--[if !supportLists]-->2.   <!--[endif]-->Suhu tubuh tidak lebih dari 37 derajat Celsius dan tidak mengalami gejala batuk, filek, demam, sakit tenggorokan, sesak nafas, dan tidak diare pada saat hari “H” masuk kembali ke Madrasah (12 Juli 2020).

<!--[if !supportLists]-->3.   <!--[endif]-->Wajib menggunakan masker dan membawa masker yang cukup dari rumah untuk pengunaan minimal selama 1 bulan.

<!--[if !supportLists]-->4.   <!--[endif]-->Tiba di madrasah wajib mengikuti protokol kesehatan yakni melakukan cek suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun, tidak berjabat tangan, dan selalu menjaga jarak.

Adapun pengaturan siswa di Asrama dan Ruang Kelas adalah sebagai berikut:

<!--[if !supportLists]-->1.   <!--[endif]-->Siswa wajib menempati kamar dan tempat tidurnya masing-masing dan tidak diperkenankan tidur di tempat tidur temannya.

<!--[if !supportLists]-->2.   <!--[endif]-->Jarak tempat tidur antarsiswa  minimal 1 meter dan setiap kamar di asrama hanya diisi oleh 3 atau 4 siswa.

<!--[if !supportLists]-->3.   <!--[endif]-->Siswa wajib membersihkan kamar masing-masing setiap sore hari.

<!--[if !supportLists]-->4.   <!--[endif]-->Siswa memasuki dan menempati ruang kelas masing-masing dan selalu menjaga jarak pada saat beraktivitas di ruang kelas dan gedung pendidikan.

<!--[if !supportLists]-->5.   <!--[endif]-->Mengurangi seminimal mungkin penggunaan Air Conditioner(AC) selama aktivitas pembelajaran di ruang kelas.

Alur terakhir atau ketiga dalam rangka pelaksanaan konsep New Normal di MAN IC Paser adalah Penerapan. Pada tahap ketiga ini ada lima hal yang perlu mendapatkan perhatian dan komitmen bersama oleh seluruh keluarga besar MAN IC Paser, terutama oleh para siswa yaitu perilaku hidup bersih, perilaku hidup sehat, pola interaksi, pelaksanaan ibadah di Masjid, dan penanganan penyakit.

Untuk perilaku hidup bersih: wajib mencuci tangan saat akan masuk ke dalam asrama, masjid, dan gedung pendidikan(ruang kelas); lantai asrama/kamar, lantai ruang kelas, dan lantai masjid wajib di bersihkan setiap hari dengan cairan pembersih lantai; penyemprotan disinfektan khususnya di gedung asrama dan ruang kelas dilakukan sekali setiap pecan; siswa hanya menggunakan pakaian, alat belajar, peralatan mandi, perlengkapan tempat tidur, dan perlengkapan lainnya sendiri; siswa membawa, menggunakan, dan membersihkan peralatan makan dan minum sendiri.

Untuk perilaku hidup sehat yang akan diterapkan adalah: makan secara teratur(3 kali sehari) dan ini sudah lama diterapkan di MAN IC Paser sejak berdiri tahun 2015 sehingga hal ini akan membantu dan memudahkan dalam penerapan perilaku sehat siswa khususnya bagi siswa kelas 11 dan 12; siswa berjemur/beraktivitas di bawah sinar matahari pagi setiap hari; siswa berolahraga minimal 1 kali dalam sepekan; siswa wajib menggunakan masker selama beraktivitas di luar asrama; siswa tidak meludah atau membuang dahak di sebarang tempat serta tidak menyentuh atau menggaruk bagian wajah (mata, hidung, telinga, mulut) sebelum memastikan tangan atau jarinya dalam kondisi bersih.

Untuk pola interaksi: mengurangi kontak fisik dengan orang lain (siswa/teman dan guru) selama beraktivitas; tetap mengucapkan salam, senyum, dan sapa pada orang lain meskipun tidak berjabat tangan; tetap menjaga jarak pada saat berinteraksi dengan orang lain; siswa tidak diperkenankan keluar dari lingkungan madrasah kecuali dalam kondisi darurat; dan siswa tidak boleh dijenguk oleh orang tua/wali selama berada di madrasah, kecuali saat akan dijemput pulang (masa libur akademik).

Untuk pelaksanaan ibadah di masjid hal-hal yang akan diterapkan adalah: salat fardu berjamaah di masjid(khusus laki-laki) tetap menggunakan masker dengan pengaturan shaf(baris) yang berjarak(tidak rapat); salat fardu berjamaah bagi perempuan dilaksanakan di asrama; zikir dan tilawah Alquran bersama-sama di masjid dilaksanakan juga dengan mengatur jarak; dan bagi siswa yang sedang flu, batuk, atau demam tidak perlu melaksanakan salat berjamaah di masjid dan cukup salat sendiri di ruang/kamar khusus yang telah disiapkan oleh tim kesehatan madrasah.

Terakhir, terkait dengan penerapan konsep New Normal di MAN IC Paser dalam hal penanganan penyakit. Bagi siswa yang mengalami sakit demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, atau diare wajib menempati kamar khusus/ruang perawatan yang disediakan oleh tim kesehatan madrasah; bagi siswa yang menderita sakit atau gangguan kesehatan akan diberikan suplemen makanan/penambah daya tahan tubuh seperti vitamin C atau buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C. Untuk mendukung tenaga kesehatan madrasah terutama dalam hal pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), MAN IC Paser akan bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Pemerintah atau Dinas Kesehatan Kabupaten Paser atau stake holder lainnya yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan jiwa manusia.

Demikian Konsep yang ditawarkan oleh MAN IC Paser dalam rangka menghadapi Tatanan Normal Baru dalam Layanan Pembelajaran Siswa Berasrama. Hal ini dilakukan sebagaimana ditulis pada awal tulisan ini tidak lain adalah untuk mendukung kebijakan Pemerintah untuk memulai hidup dan kehidupan New Normal, khususnya di lembaga pendidikan dengan sistem boarding school. Terlepas dari pro dan kontra di tengah masyarakat tentang apa itu New Normal, yang pasti MAN IC Paser sebagai lembaga pendidikan milik pemerintah, telah berupaya semaksimal mungkin mempersiapkan diri untuk menghadapi tatanan normal baru yang telah dicanangkan oleh Pemerintah tersebut. Tentu saja konsep Tatanan New Normal MAN IC Paser ini tidak akan terwujud dengan baik jika tidak didukung oleh seluruh civitas akademika MAN IC Paser, para orang tua/wali siswa, dan stake holder lainnya. Wallahu Musta’an. Wallahu A’lam.

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1715 detik dengan memori 1.05MB.