Berita:Kecamatan Muara Samu Keberatan dengan Berita Klaster Gunung Boga

Siaran Pers

TANA PASER – Pemerintah Kecamatan Muara Samu melalui Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Ahmad Husin menyampaikan keberatannya atas berita yang viral hari ini, Selasa (25/8) terkait adanya klaster Covid Gunung Boga. Husin menyampaikan bahwa berita yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp (WA) itu tidak benar dan harus segera diklarifikasi.

“Atas dasar apa mereka mengatakan kalau ada klaster Gunung Boga, kalau dalam beberapa hari terakhir orang yang dianggap positif Covid itu sudah ke mana-mana meskipun mereka juga dari sana (Gunung Boga). Bisa saja mereka dapatnya di tempat lain,” tulis Ahmad Husin di pesannya kepada Humas.

Mantan pegawai di Bagian Pemerintahan ini mengatakan bahwa warganet seharusnya bijak menyampaikan informasi dan kalau bisa dicek dulu kebenarannya. “Kasihan kita, selama ini sudah berupaya maksimal promosikan Gunung Boga agar bisa jadi tujuan wisata lalu ada saja yang langsung tak punya perasaan menyebarkan berita seperti ini,” lanjutnya.

Untuk diketahui, sejak Selasa (25/8) pagi beredar screenshot percakapan di salah satu grup WA berinisial S yang berisi peringatan untuk tidak berkunjung ke Gunung Boga karena disinyalir ada pengunjung dari sana yang reaktif Covid-19. Pesan ini dengan sepat menyebar dan juga masuk ke media sosial lainnya seperti Facebook.

Pesan viral ini kemudian menjadi kontraproduktif dengan upaya Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Paser yang beberapa bulan terakhir sangat getol mempromosikan Gunung Boga atau dikenal dengan Gunung Embun hingga masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 kategori Dataran Tinggi. (humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.2185 detik dengan memori 0.96MB.