Berita:Dinas Pertanian Terus Lakukan Pengendalian Hama

Siaran Pers

TANA PASER- Serangan hama tikus dan jenis hama lainya  di area sawah yang tersebar di Kabupaten Paser  sungguh sangat merugikan petani. Hasil panen padi banyak yang mengalami penurunan, Kerusakan yang diakibatkan tikus dan hama lainnya  pada tanaman padi biasanya terjadi mulai dari persemaian hingga menjelang panen.Beberapa usaha pengendalian telah dilakukan oleh para petani untuk mengurangi serangan hama. Melihat fenomena dan kondisi tersebut, Dinas Pertanian Paser  merespon hal tersebut dengan bekerjasama  UPTD Balai Penyuluhan Pertanian dan  Gapoktan, melakukan gerakan pengendalian hama.

Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Paser Yusuf, Dinas pertanian  Paser melalui UPTD Balai Penyuluh Pertanian sejumlah kecamatan melaksanakan gerakan massal pengendalian hama tikus, hama putih palsu dan penggerek batang pada padi lading.

          “Sepanjang 2018 ini, di antaranya  bersama UPTD Kecamatan Batu Engau melakukan  gerakan massal pengendalian hama tikus, hama putih palsu dan penggerek batang pada padi lading  bertempat di lahan petani Desa Saing Prupuk  Batu Engau,” sebutnya.

          Selain di Desa Saing Prupuk, Dinas Pertanian Paser juga melaksanakan  gerakan masal  pengendalian hama tikus, wereng batang coklat (WBC), dan hama putih palsu di Desa Petiku  Kecamatan Long Kali pada 26 Februari lalu di area sawah yang terancam terserang seluas 115 haktar,” kata Yusuf.

Untuk mengantisipasi serangan organisme pengganggu tanaman (opt) tersebut lanjutnya, Dinas Pertanian  Batu Engau pada tanggal  7 Maret  juga melakukan gerakan mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (opt), diberikan bantuan insektisida montaf 20 liter dan rodentisida Petrokimia 20 kg.

 “Sedangkan di Desa Petiku diberikan bantuan Pestisida sebanyak 30 liter dan Rodentisida 20 kg. “Sebelum dilakukan gerakan disampaikan terlebih dahulu cara pengendalian oleh pengamat hama penyakit tanaman pangan Kabupaten Paser Hartono. Kegiatan serupa juga kita lakukan belum lama ini di desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot,” ucapnya. (har-/humas)

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.2010 detik dengan memori 0.96MB.