Berita:Calon Kades Minimal Berijazah SLTP

Siaran Pers

TANA PASER.  Dalam rapat koordinasi dengan Tim Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 71 desa di Kabupaten Paser  baru-baru ini, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Paser Heriansyah Idris kembali menegaskan salah satu persyaratan mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa (Kades) adalah minimal memiliki ijazah SLTP sederajat (formal) atau paket B (non formal).

“Ketentuan ini sesuai dengan bunyi Pasal 38 (d) Perda No 7 Tahun 2016 tentang Pilkades,” ucap Heriansyah, Jumat.

Disampaikan Heriansyah, banyak calon usulan dari camat maupun instansi terkait untuk dapat memperbolehkan calon kades dengan ijazah minimal paket A (Setara SD).

download Perda No 7 Tahun 2016

Namun hal ini kembali ditegaskan Idris, tim kabupaten tidak dapat merubah kembali persyaratan yang sudah jelas tertulis dalam Perda No 7 Tahun 2016 tersebut.

Ia juga menambahkan, bahwa kabupaten/kota lainnya ada yang menerapkan persyaratan pendidikan yang lebih tinggi. Namun ia memaklumi dan melihat kondisi SDM Kabupaten Paser yang tidak memungkinkan, persyaratan yang diterapkan pada calon kepala desa akhirnya minimal berijazah SLTP atau sederajat.

“Karena kondisi SDM daerah yang tidak memungkinkan jadi calon kades minimal berijazah SLTP sederajat atau Paket B, tapi ijazah SD-nya harus formal. Kalau SD-nya non formal, ijazah SMP-nya formal lebih bagus pakai ijazah SMP saja. Apalagi kalau ada ijazah formal lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Di samping itu, terkait hari perncoblosan Pilkades tahun 2016 serentak di 71 desa, Heriansyah mengatakan telah disepakati oleh tim pada tanggal 7 Desember 2016. Namun untuk keputusannya akan segera dirilis, mengingat usulan tersebut masih akan di sampaikan terlebih dahulu kepada Bupati Paser.

 “Tim sudah menyepakati hari H, tinggal diusulkan ke bupati untuk ditetapkan,” ungkapnya. (nik/sal/hms)

Sumber: http://radarkaltim.prokal.co

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.2015 detik dengan memori 1.04MB.