Berita:Bupati: Prioritas Pembangunan Kabupaten Paser Berdasarkan Visi & Misi

Siaran Pers

TANA PASER- Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Paser  tahun 2019 dalam rangka proses percepatan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah  tahun 2020, yang harus benar-benar merencanakan program pembangunan secara matang.

Dalam artian program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah itu, memberikan dampak yang luas kepada sejumlah sektor, untuk menutupi kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan pembangunan oleh Pemkab Paser.

Karena itulah Bupati Paser dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Sumber Daya Manusia  Boy Susanto, Musrenbang tahun 2019  adalah pleno dari Musrenbang Kecamatan yang dilaksanakan bulan Februari lalu, dan Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan 11 Maret lalu dan merupakan salah satu tonggak sejarah dalam menetapkan kebijakan dasar untuk perjalanan lima tahun ke depan.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016–2021. Artinya, kesuksesan dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan tahun 2019 akan berpengaruh besar terhadap kegiatan yang sama di tahun-tahun selanjutnya,” katanya.

Hal ini dikatakan Boy Susanto saat membuka Musrenbang Tingkat Kabupaten Paser tahun 2019 di Hotel Kriyad Sadurengas, Kamis (21/3) yang dihadiri Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim Andi Faisal Asegaf,  jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta berbagai unsur dan undangan lainnya.

Lebih lanjut menurut Boy, kegiatan ini juga penting untuk melakukan sinergitas, sinkronisasi, introspeksi dan re-organisasi, serta penetapan skala prioritas terhadap sejumlah usulan pembangunan yang disampaikan oleh masyarakat melalui Musrenbang Kecamatan, sehingga ke depan tidak ada lagi ungkapan pengusulan yang sekian tahun tapi tidak juga diakomodir oleh perangkat daerah yang menangananinya.

Banyaknya kepentingan yang mewarnai setiap tahapan musrenbang, mulai dari Desa hingga Kabupaten, telah menyadarkan kita bahwa kehendak masyarakat untuk membangun Kabupaten Paser ini sebenarnya sangat besar. Bahkan dengan berbagai cara dilakukan agar kehendak untuk membangun ini terlaksana,” tuturnya.

Di satu sisi lanjut Boy,  ini merupakan hal yang sangat baik, di sisi lain  juga harus menyadari apakah keinginan itu telah diimbangi dengan adanya kesadaran bahwa kinerja sebuah prakarsa tidak dapat ditentukan hanya oleh adanya suatu keinginan apalagi oleh keinginan dari pihak-pihak tertentu, namun sangat ditentukan oleh semua pihak yang terkait, yang dikenal dengan istilah pemangku kepentingan.

Komitmen semua pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan suatu program, dan diyakini pula bahwa besarnya komitmen ini tergantung pada sejauh mana mereka terlibat dalam proses perencanaan,” katanya.

Selanjutnya sebut Boy, prioritas pembangunan Kabupaten Paser berdasarkan visi dan misi adalah pembangunan infastruktur jalan dan jembatan, ketersediaan air bersih, listrik, fasilitas pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan, serta swasembada beras, dan prioritas pembangunan ini akan diimplementasikan dalam konteks pembangunan manusia yang menyeluruh dengan program dan kegiatan yang menjunjung tinggi asas transparansi, akuntabilitas, merata dan berkelanjutan.

Dengan kata lain, instansi Pemerintah Kabupaten Paser harus meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dalam melakukan kegiatan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat dari perkotaan sampai pedalaman dan pesisir, sehingga dampak dari kebijakan pemerintah dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat secara komprehensif,” tandasnya. (har-/humas)

 

 

Bagikan ke :

Banner

shadow

Berita Terkait

Dimuat dalam 0.1944 detik dengan memori 2.78MB.